Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Fakta Menarik Inter Milan Bungkam Genoa, Dimarco Tampil Gemilang

4 Fakta Menarik Inter Milan Bungkam Genoa, Dimarco Tampil Gemilang
ilustasi bola (pexels.com/pixabay)
Intinya Sih
  • Inter Milan menang 2-0 atas Genoa di Giuseppe Meazza, memperkokoh posisi puncak klasemen Serie A dengan keunggulan 13 poin dari AC Milan.
  • Federico Dimarco tampil gemilang dengan satu gol dan mencatat total 20 kontribusi gol musim ini, menjadi rekor tertinggi sepanjang kariernya.
  • Di bawah asuhan Cristian Chivu, Inter mencatat delapan kemenangan beruntun dan mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 15 laga kandang kontra Genoa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Inter Milan tampil impresif dalam lanjutan Serie A Italia 2025/2026 giornata ke-27. Mereka berhasil menang 2-0 atas Genoa di Giuseppe Meazza pada Minggu (1/3/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Nerazzurri dicetak Federico Dimarco pada menit 31 dan Hakan Calhanoglu lewat titik penalti pada menit 71.

Selain meraih hasil tiga poin, Inter Milan juga menorehkan sejumlah catatan penting usai menjamu Genoa. Salah satunya adalah Federico Dimarco yang mencatatkan rekor pribadi berkat satu gol yang dicetaknya dalam laga tersebut. Tak hanya itu, skuad asuhan Cristian Chivu juga sukses memperpanjang tren kemenangan mereka musim ini. Berikut empat fakta menarik Inter Milan bungkam Genoa di Serie A per 1 Maret 2026.

1. Dominasi Inter Milan tanpa celah di klasemen

Kemenangan atas Genoa di Giuseppe Meazza membuat Inter Milan semakin nyaman berada di puncak klasemen Serie A. Nerazzurri berada di peringkat teratas dengan 67 poin, terpaut 13 poin dari rival sekota, AC Milan, yang berada di peringkat dua. Dominasi tersebut membuat Inter Milan seakan tanpa celah untuk terpeleset.

Dengan 11 giornata tersisa, performa impresif Inter Milan di Liga Italia membuat mereka sulit dikejar para pesaingnya. Apalagi, torehan positif yang terus diukir anak asuh Cristian Chivu menunjukkan level permainan yang berbeda. Ini membuat langkah Inter Milan meraih scudetto semakin terbuka jika jarak poin tersebut tetap terjaga.

2. Federico Dimarco catatkan 20 kontribusi gol, tertinggi sepanjang kariernya

Federico Dimarco tampil luar biasa saat membantu Inter Milan menundukkan Genoa di kandang. Bermain penuh selama 90 menit, bek asal Italia itu mencatatkan 1 gol. Performa gemilang yang ia tunjukkan membuat Dimarco dinobatkan sebagai man of the match.

Dimarco sudah mencetak enam gol sepanjang musim ini. Selain itu, pemain bernomor punggung 32 itu total telah terlibat dalam 20 kontribusi gol bersama Inter Milan, dengan 6 gol dan 14 assist. Jumlah tersebut menjadi statistik tertinggi sepanjang kariernya. Capaian tersebut masih berpeluang bertambah jika bek kiri itu mampu menjaga konsistensinya hingga akhir musim.

3. Tren positif di bawah asuhan Cristian Chivu

Inter Milan menunjukkan mentalitas juara meski tersingkir pada babak play-off fase 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026. Nerazzurri tak membiarkan kekecewaan berlarut-larut dan sukses mencatatkan delapan kemenangan beruntun di Serie A. Ini tak lepas dari kontribusi Chivu sebagai arsitek tim.

Meski awal-awal sempat belum konsisten, Chivu yang bergabung pada musim panas 2025 mulai mendatangkan hasil positif khususnya di Serie A. Selain rentetan delapan kemenangan, ia juga berhasil membawa Inter Milan meraih 15 laga tanpa terkalahkan dengan 14 kali menang dan 1 kali imbang. Tren positif tersebut bisa dipertahankan andai anak asuh Chivu tampil solid dan fokus hingga akhir musim.

4. Statistik pertahanan solid Inter Milan berhadapan dengan Genoa

Pertemuan dengan Genoa di Serie A kerap memberi perlawanan. Namun, Inter Milan tampil lebih dominan, terlihat dari rekor pertemuan kedua tim. Kemenangan terbaru 2-0 atas Genoa memperpanjang rekor Inter Milan tak terkalahkan di kandang dalam 15 pertemuan terakhir. Nerazzurri sukses mencatatkan 14 kali menang dan sekali imbang.

Dalam rentetan kemenangan yang dicapai, Inter Milan hanya kebobolan 9 gol sejak pertemuan 6 Maret 2011 di Giuseppe Meazza. Catatan tersebut menegaskan Nerazzurri perkasa kala berhadapan dengan Genoa. Terlebih lagi, di bawah asuhan Cristian Chivu, Inter Milan sapu bersih dua kemenangan pada musim 2025/2026.

Empat catatan menarik tersebut menandakan Inter Milan masih mendominasi saat berhadapan dengan Genoa di Serie A. Meski kegagalan di Liga Champions masih belum pudar sepenuhnya, kekecewaan tersebut seakan sirna setelah kembali meraih tren positif di Serie A. Lantas, dengan selisih poin yang cukup jauh, apakah ini pertanda Nerazzurri akan merengkuh scudetto musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More