4 Kiper LaLiga 2025/2026 dengan Nilai Pasar Tertinggi, Ada Courtois

- Joan Garcia dari Barcelona memimpin daftar kiper LaLiga 2025/2026 dengan nilai pasar tertinggi Rp805 miliar, tampil impresif dengan 15 clean sheet dari 39 laga.
- Unai Simon tetap jadi andalan Athletic Bilbao dengan 258 penampilan dan 84 clean sheet, memiliki nilai pasar Rp503 miliar berkat performa konsisten dan raihan dua trofi domestik.
- Thibaut Courtois dan Jan Oblak masih bertahan di papan atas bersama Real Madrid dan Atletico Madrid, masing-masing bernilai Rp362 miliar dan Rp342 miliar berkat kontribusi besar bagi klubnya.
Keberhasilan sebuah tim di LaLiga Spanyol tidak terlepas dari seberapa kokoh seorang kiper sebagai benteng terakhir pertahanan. Bagi seorang kiper, statistik penyelamatan gemilang yang dilakukan akan berbanding lurus dengan nilai pasar yang dimiliki. Maka dari itu, tidak heran jika beberapa kiper di LaLiga mempunyai nilai pasar fantastis. Berikut empat kiper LaLiga 2025/2026 dengan nilai pasar tertinggi per 14 April 2026.
1. Joan Garcia (Rp805 miliar) diandalkan di bawah mistar gawang Barcelona
Joan Garcia merupakan kiper yang bermain untuk FC Barcelona. Saat ini, pemain berkebangsaan Spanyol tersebut menjadi kiper dengan nilai pasar tertinggi di LaLiga 2025/2026. Garcia mempunyai nilai pasar sebesar 40 juta euro atau Rp805 miliar.
Garcia telah berkiprah untuk Barcelona sejak musim panas 2025. Sebelumnya, pemain berusia 24 tahun ini cukup lama berseragam Espanyol. Untuk menebus Garcia dari Espanyol, Blaugrana mengeluarkan 25 juta euro atau Rp503 miliar.
Tidak butuh waktu lama, Garcia langsung menjadi andalan di bawah mistar gawang Barcelona. Hingga saat ini, dirinya telah bermain dalam 39 pertandingan di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, Garcia mampu mengoleksi 15 clean sheet.
2. Unai Simon (Rp503 miliar) hampir tidak tergantikan di skuad Athletic Bilbao
Unai Simon merupakan pemain jebolan akademi Athletic Bilbao. Ia telah memperkuat Los Leones di berbagai level kelompok umur. Pada 2018, dirinya mendapatkan kesempatan untuk promosi ke tim utama.
Pada musim perdananya, Simon tidak terlalu banyak mendapatkan kesempatan bermain. Namun, pada 2019/2020, pemain berkebangsaan Spanyol tersebut mulai dipercaya untuk tampil reguler. Sejak saat itu, posisinya sebagai kiper utama Athletic Bilbao hampir tidak tergantikan.
Selama membela Athletic Bilbao, Simon mencatatkan 258 penampilan dengan mengemas 84 clean sheet. Selain itu, dirinya juga sukses mempersembahkan trofi Piala Super Spanyol 2020/2021 dan Copa del Rey 2023/2024. Kini, nilai pasar pemain berusia 28 tahun tersebut berada di kisaran 25 juta euro atau Rp503 miliar.
3. Thibaut Courtois (Rp362 miliar) membawa Real Madrid meraih berbagai gelar juara
Thibaut Courtois bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2018. Los Blancos bukanlah klub Spanyol pertama yang diperkuat oleh Courtois. Sebelumnya, ia pernah berseragam Atletico Madrid pada 2011—2014.
Courtois menjadi kiper andalan Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. Pemain asal Belgia ini memiliki postur yang sangat ideal, yaitu 2 meter. Hal tersebut membuat dirinya memiliki jangkauan luas dalam menghalau bola.
Courtois telah memperkuat Real Madrid dalam 329 laga di seluruh kompetisi. Ia juga menjadi pemain penting di balik keberhasilan timnya meraih berbagai gelar juara, termasuk 2 trofi Liga Champions dan 3 trofi LaLiga. Sekarang, Courtois mempunyai nilai pasar sebesar 18 juta euro atau Rp362 miliar.
4. Jan Oblak (Rp342 miliar) masih dipercaya Atletico Madrid sebagai starter
Para penggemar Atletico Madrid pasti sudah tidak asing lagi dengan Jan Oblak. Kiper berusia 33 tahun ini diperkenalkan sebagai pemain baru Los Colchoneros pada musim panas 2014. Saat itu, dirinya ditebus dari klub Portugal, Benfica.
Oblak mulai menjadi pilihan utama Atletico Madrid di posisi kiper pada 2015/2016. Meski sudah tidak lagi muda, pemain asal Slovenia tersebut saat ini masih dipercaya untuk bermain sebagai starter. Hingga kini, dirinya telah membukukan 532 penampilan dengan torehan 235 clean sheet.
Bersama Atletico Madrid, Oblak telah memenangkan Piala Super Spanyol 2014/2015, Liga Europa 2017/2018, UEFA Super Cup 2018/2019, dan LaLiga 2020/2021. Saat ini, dirinya masih memiliki nilai pasar tinggi. Nilai pasar Oblak kini mencapai 17 juta euro atau Rp342 miliar.
Tingginya nilai pasar para penjaga gawang ini menjadi bukti betapa krusialnya peran mereka di bawah mistar gawang. Dengan performa yang konsisten, keberadaan mereka akan menjadi faktor penentu keberhasilan tim yang mereka bela. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jika nilai pasar mereka akan semakin meningkat pada masa mendatang.



















