3 Laga Berat Cremonese pada Sisa Musim Serie A 2025/2026

- Cremonese terancam degradasi setelah performa menurun dan pemecatan Davide Nicola, kini ditangani Marco Giampaolo dengan target menyelamatkan tim dari zona merah.
- Tiga laga berat menanti Cremonese: tandang ke Napoli yang sedang bersaing juara, menjamu Lazio yang unggul rekor pertemuan, serta duel penutup kontra Como di kandang.
- Setiap pertandingan sisa menjadi krusial bagi Cremonese; kemenangan penuh bisa memastikan bertahan di Serie A, sementara kekalahan berpotensi mengakhiri perjalanan mereka di kasta tertinggi.
Cremonese terancam terdegradasi dari Serie A Italia. Padahal, I Grigiorossi sempat bersaing di papan atas bersama Davide Nicola pada awal musim 2025/2026. Namun, inkonsistensi mulai menghampiri tim sejak akhir tahun 2025. Sang pelatih gagal memberikan kemenangan dalam 15 laga beruntun sehingga berujung dipecat pada Maret 2026.
Marco Giampaolo lalu ditunjuk manajemen sebagai pelatih pengganti untuk menyelamatkan Cremonese. Dengan pengalaman matangnya di sepak bola Italia, Cremonese berharap banyak kepada pelatih berusia 58 tahun ini. Hingga pekan ke-31, Cremonese masih di peringkat 17 dengan 27 poin, hanya unggul produktivitas gol dari Lecce yang punya perolehan poin sama.
Dengan musim yang tersisa tujuh laga, Cremonese wajib memenangkan seluruhnya. Namun, ada tiga laga yang berpotensi menyulitkan Cremonese pada sisa musim Serie A 2025/2026.
1. Napoli menjadi adangan berat Cremonese pada pekan ke-34
Cremonese mesti mengunjungi markas Napoli pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026. Stadio Diego Armando menjadi arena tanding kedua tim demi memperebutkan tiga poin. Cremonese dan Napoli bentrok pada Sabtu (25/4/2026) mendatang.
Napoli bisa menjadi adangan berat bagi Cremonese. Sebab, tim besutan Antonio Conte tengah bersaing dalam perebutan titel juara. Kemenangan sangat krusial bagi Napoli. Konsistensi Napoli berpotensi menyulitkan Cremonese. Terlebih lagi, Napoli bermain di kandang.
Jika melihat pertemuan perdana, Cremonese kalah dengan skor 0-2 di markas sendiri. Ini membuat pertarungan menjadi lebih sulit sebab Napoli didukung penuh publik Naples. Cremonese berpeluang besar kesusahan untuk membawa pulang tiga poin pada laga ini.
2. Sepekan kemudian, Cremonese bertandang ke ibu kota menantang Lazio
Pertandingan berat lain telah menanti Cremonese. Hanya berjarak sepekan, Cremonese mesti menerima kunjungan Lazio di Stadio Giovanni Zini. Skuad besutan Marco Giampaolo akan berjuang meraih tiga poin ketika berhadapan dengan tim ibu kota pada Minggu (3/5/2026).
Menilik 4 bentrokan terakhir di Serie A, Lazio mendominasi dengan mencatatkan 3 kemenangan. Sementara, Cremonese hanya bisa menahan imbang sekali. Ini terjadi pada pertemuan perdana musim ini dengan hasil tanpa gol ketika bertarung di Stadio Olimpico.
Dengan riwayat pertemuan tersebut, Cremonese perlu waspada terhadap Lazio. Secara kualitas pemain, Lazio juga lebih unggul. Namun, Cremonese berpeluang mendapatkan poin sebab bermain di kandang sendiri. Meski sulit, potensi untuk menang masih terbuka.
3. Cremonese menghadapi Como pada partai terakhir Serie A 2025/2026
Cremonese mengakhiri musim Serie A 2025/2026 di kandang sendiri. Como menjadi lawan terakhir yang mesti dihadapi pada partai terakhir di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (24/5/2026). Laga ini bisa menjadi krusial dan juga tidak berarti apa-apa.
Andai mampu memenangkan seluruh laga sebelum akhir musim, maka Cremonese masih berpeluang bertahan. Jika mengalami beberapa kekalahan, maka jalannya laga ini bisa berbeda. Namun jika tidak, Cremonese akan berupaya untuk bermain dengan maksimal.
Terlepas dari hal tersebut, Cremonese berpotensi mendapatkan kesulitan menghadapi Como. Sebab, Como tengah berjuang dalam perebutan empat besar demi lolos ke Liga Champions Eropa. Situasi ini membuat Como akan memberikan permainan terbaiknya demi bisa menang.
Meski bermain di kandang, bukan jaminan bagi Cremonese untuk mendapatkan tiga poin. Cremonese tetap berpeluang mendapatkan perlawanan ketat dari Como. Pada pertemuan perdana musim ini pekan kelima lalu, kedua tim hanya bermain imbang dengan skor 1-1.
Tiga laga di atas bakal menyulitkan Cremonese. Namun, Cremonese tidak bisa menganggap remeh yang lain. Performa yang inkonsisten membuat semua laga krusial menuju akhir musim. Jika bisa memenangkan semua laga, Cremonese berpeluang besar bertahan di Serie A.



















