Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Pemain Tottenham dengan Menit Main Terbanyak di Bawah Igor Tudor

6 Pemain Tottenham dengan Menit Main Terbanyak di Bawah Igor Tudor
bola berlogo Tottenham Hotspur (pixabay.com/VariousPhotography)
Intinya Sih
  • Igor Tudor hanya melatih Tottenham selama 44 hari dengan hasil buruk: 1 kemenangan, 1 imbang, dan 5 kekalahan dari total tujuh pertandingan.
  • Enam pemain paling diandalkan Tudor adalah Archie Gray, Guglielmo Vicario, Pape Matar Sarr, Pedro Porro, Micky van de Ven, dan Dominic Solanke berdasarkan menit bermain tertinggi.
  • Archie Gray tampil paling banyak dengan 615 menit dan tiga assist, sementara Solanke jadi pemain tersubur dengan dua gol dari enam laga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Igor Tudor hanya bertahan selama 44 hari di Tottenham Hotspur (Spurs). Pria asal Kroasia ini resmi berpisah dengan klub asal London Utara tersebut pada 29 Maret 2026. Dalam kurun waktu tersebut, ia hanya memimpin tim ini dalam tujuh laga. Namun, hasilnya sangat mengecewakan karena Spurs meraih 1 kemenangan, 1 keimbangan, dan 5 kekalahan.

Selama melatih Spurs, Tudor bereksperimen dengan mencoba beberapa pemain. Dilihat dari jumlah menit bermain, enam pemain ini adalah yang paling ia andalkan.

1. Archie Gray (615 menit) bermain di tiga posisi berbeda

Pemain Spurs yang memiliki menit bermain terlama pada era Igor Tudor adalah Archie Gray. Pemain berusia 20 tahun itu mencatatkan 615 menit dari 7 laga. Hal ini bisa terjadi karena ia bisa bermain di banyak posisi. Gray bermain di tiga posisi berbeda pada era Tudor, yakni gelandang tengah, sayap kanan, dan bek kiri. Ia pun menyumbang tiga assist sebagai kontribusinya untuk lini serang.

2. Guglielmo Vicario (614 menit) tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar

Guglielmo Vicario masih menjadi pilihan utama di bawah mistar Spurs pada era Igor Tudor. Pada leg pertama 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026, ia sempat dicadangkan. Namun, blunder yang dilakukan Antonin Kinsky membuat Vicario dimasukkan pada menit 17. Hal tersebut membuat kiper asal Italia itu bisa mencatat 614 menit dari 7 laga. Akan tetapi, ia pun bermain kurang memuaskan karena kebobolan 17 gol tanpa mencetak nirbobol.

3. Pape Matar Sarr (573 menit) hanya sekali duduk di bangku cadangan

Pape Matar Sarr sangat diandalkan dalam menjaga keseimbangan di lini tengah. Ia memiliki kemampuan bertahan dan mengelola bola yang sama baiknya. Hal tersebut membuatnya bisa memainkan 7 laga dengan perincian 573 menit pada era Igor Tudor. Ia memulai laga dari bangku cadangan pada laga melawan Fulham saja (pekan 28 English Premier League 2025/2026). Pada laga tersebut, ia baru masuk pada menit 58 untuk menggantikan Conor Gallagher.

4. Meski berposisi sebagai bek, Pedro Porro (508 menit) sering membantu serangan

Pedro Porro memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bertahan dan menyerang. Sebagai bek kanan, ia bisa melakukan transisi cepat yang membuat sayap kanan timnya berjalan lebih baik. Pada era Igor Tudor, bek asal Spanyol ini juga diandalkan. Ia sangat sering membantu menyerang sambil menjalankan tugas utama sebagai pemain bertahan. Torehan 1 gol dan 1 assist dari 508 menit dalam 6 laga menjadi buktinya.

5. Micky van de Ven mengisi posisi bek tengah selama 443 menit

Igor Tudor memiliki banyak opsi untuk mengisi posisi bek tengah Spurs. Dari beberapa nama, Micky van de Ven merupakan pemain yang paling diandalkan. Bek asal Belanda itu memainkan 443 menit dalam 6 laga. Ia dipilih karena memiliki kemampuan mumpuni dalam membaca serangan, berduel, dan mengantisipasi kecepatan lawan.

6. Dominic Solanke (418 menit) menjadi salah satu yang paling produktif

Tak ada pemain Spurs yang sangat menonjol pada era Igor Tudor. Untuk urusan produktivitas lini serang, Dominic Solanke menjadi salah satu yang terbaik. Ia mencatatkan 2 gol dari 6 laga (418 menit). Catatan tersebut sama produktifnya dengan Richarlison, Xavi Simons, dan Randal Kolo Muani.

Bagi Igor Tudor, ini merupakan kali kedua dirinya berpisah dengan klub yang dilatih pada 2025/2026. Di sisi lain, Spurs juga telah mengganti pelatih sebanyak dua kali musim ini. Sebelum Tudor, mereka telah memecat Thoma Frank pada 11 Februari 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More