Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Gunung Geulis Jatinangor, Cocok Buat Pendaki Pemula!
foto Gunung Geulis Jatinangor (instagram.com/mt_geulis)
  • Gunung Geulis di Sumedang membentang di Jatinangor, Cimanggung, dan Tanjungsari; kawasan 338,31 hektare ini menjadi Hutan Pendidikan yang dimanfaatkan ITB untuk pendidikan serta penelitian.
  • Berketinggian sekitar 1.281 mdpl, Gunung Geulis memiliki akses dari Jatiroke, Cinanjung, Cisempur, dan Cikahuripan; cocok untuk latihan pemula, tetapi lerengnya sebagian agak curam hingga curam.
  • Puncaknya menawarkan panorama pegunungan sekitar Jatinangor dan Sumedang, sementara jalurnya melewati vegetasi beragam; kawasan ini juga menyimpan legenda lokal tentang Putri Geulis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gunung Geulis Jatinangor merupakan salah satu kawasan pegunungan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang menawarkan pengalaman hiking dengan suasana alam yang masih asri. Berada di perbatasan Jatinangor, Cimanggung, dan Tanjungsari, kawasan ini memiliki ketinggian sekitar 1.281 mdpl dan menjadi bagian dari Hutan Pendidikan Gunung Geulis.

Meski ketinggiannya relatif rendah, jalur menuju Gunung Geulis tetap memiliki sejumlah medan yang membutuhkan persiapan fisik. Kawasan ini juga menyimpan cerita lokal tentang Putri Geulis serta memiliki beberapa akses pendakian yang bisa dipilih sesuai titik keberangkatan. Sebelum memasukkannya ke daftar tujuan hiking, yuk simak lima fakta Gunung Geulis Jatinangor yang menarik untuk diketahui berikut ini.

1. Gunung Geulis Jatinangor berada di tiga kecamatan

Gunung Geulis merupakan kawasan pegunungan yang berada di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Wilayahnya membentang di tiga kecamatan, yaitu Jatinangor, Cimanggung, dan Tanjungsari. Kawasan ini juga memiliki luas sekitar 338,31 hektare dan ditetapkan sebagai Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) untuk Hutan Pendidikan Gunung Geulis.

Status tersebut membuat Gunung Geulis gak hanya berfungsi sebagai kawasan hijau, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan dan penelitian. Institut Teknologi Bandung (ITB) memanfaatkan kawasan ini sebagai laboratorium alam untuk mahasiswa, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan kehutanan dan ekosistem. Keberadaan Hutan Pendidikan Gunung Geulis juga ditujukan untuk membantu menjaga fungsi ekologis kawasan sekaligus melibatkan masyarakat sekitar.

2. Gunung Geulis Jatinangor punya beberapa jalur pendakian

Buat yang ingin menjelajahinya, Gunung Geulis memiliki beberapa akses masuk yang tersebar di kawasan sekitarnya. Jalur tersebut antara lain berada di Desa Jatiroke, Desa Cinanjung, Desa Cisempur, dan Desa Cikahuripan. Bahkan, ITB menggunakan empat pintu masuk tersebut dalam kegiatan lapangan untuk mengamati kondisi tutupan lahan Gunung Geulis.

Salah satu akses yang cukup dikenal pendaki berada di Desa Jatiroke, Jatinangor dengan titik awal pendakian yang berada di sekitar SD Sinarjati. Jalurnya kemudian melewati area perkebunan dan kawasan berhutan sebelum menuju bagian yang lebih tinggi. Karena kondisi medan gak seluruhnya landai, pendaki tetap perlu menyiapkan fisik dan perlengkapan yang sesuai meski ketinggiannya relatif rendah.

3. Gunung Geulis Jatinangor bisa jadi pilihan buat pendaki pemula

Dengan ketinggian sekitar 1.281 mdpl, Gunung Geulis dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mencoba pengalaman mendaki gunung tanpa langsung memilih jalur dengan ketinggian ekstrem. Pendakian melalui Jatiroke juga cukup populer di kalangan warga sekitar dan mahasiswa yang beraktivitas di kawasan Jatinangor. Karakter tersebut membuat Gunung Geulis relatif menarik sebagai destinasi latihan sebelum mencoba pendakian yang lebih panjang.

Namun, jangan menganggap jalurnya otomatis mudah hanya karena gunungnya gak terlalu tinggi. Data kondisi biofisik Hutan Pendidikan Gunung Geulis menunjukkan sebagian besar kawasan memiliki kemiringan lereng agak curam hingga curam, sehingga tetap dibutuhkan persiapan fisik yang memadai. Jadi, buat pemula, sebaiknya mulai dengan perlengkapan dasar yang lengkap dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum berangkat.

4. Gunung Geulis Jatinangor menyimpan cerita tentang Putri Geulis

Selain kondisi alamnya, kawasan puncak Gunung Geulis juga dikenal memiliki beberapa makam yang menjadi bagian dari cerita masyarakat setempat. Salah satu kisah yang berkembang berkaitan dengan sosok perempuan yang disebut sebagai Putri Geulis. Cerita tersebut kemudian dikaitkan dengan asal-usul nama Gunung Geulis, meski kisahnya memiliki beberapa versi.

Dalam salah satu versi cerita lokal, Putri Geulis disebut sebagai istri seorang penguasa di wilayah Jatinangor pada masa lalu. Setelah meninggal karena sakit, ia konon dimakamkan di kawasan puncak oleh sang suami sebagai bentuk kasih sayang. Karena berasal dari cerita yang berkembang di masyarakat, informasi mengenai Putri Geulis sampai sekarang masih menjadi legenda setempat.

5. Puncak Gunung Geulis Jatinangor menawarkan panorama pegunungan

Salah satu daya tarik Gunung Geulis adalah panorama yang bisa dinikmati setelah mencapai bagian puncaknya. Dari kawasan tersebut, pendaki dapat melihat sejumlah bentang alam dan pegunungan di sekitar Jatinangor serta Sumedang. Gunung Haruman dan Kaledong menjadi salah satu pemandangan yang menarik karena keduanya terlihat berdampingan dari arah tertentu.

Perjalanan menuju kawasan Gunung Geulis juga menawarkan suasana hutan dengan vegetasi yang beragam. ITB mencatat berbagai jenis tutupan lahan di sepanjang jalurnya, termasuk kaliandra, mahoni, pinus, bambu, hingga tanaman aren. Kalau ingin mengejar suasana pagi, datang sekitar pukul 05.00 untuk menikmati sunrise.

Gunung Geulis Jatinangor bisa menjadi pilihan menarik buat kamu yang ingin mencoba hiking dengan suasana alam yang masih asri dan jalur yang relatif ringan. Meski begitu, kondisi medan tetap perlu diperhatikan karena beberapa bagian jalurnya cukup menanjak dan membutuhkan persiapan fisik yang baik. Dengan panorama pegunungan, kawasan hutan, serta cerita lokal yang menyertainya, Gunung Geulis Jatinangor layak masuk daftar destinasi alam di sekitar Sumedang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article