Apakah Boleh Mendaki hingga ke Mahameru? Ini Jawabannya

Gunung Semeru yang berada di ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa. Puncaknya yang bernama Mahameru, menawarkan pemandangan menakjubkan yang selalu berhasil memanggil para pendaki untuk datang menikmatinya.
Namun, belakangan muncul pertanyaan yang sering dicari para pencinta alam yakni apakah pendaki saat ini masih boleh mencapai puncak Mahameru? Berikut ini adalah jawaban serta penjelasan lengkapnya.
1. Apakah boleh mendaki hingga ke Mahameru?

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali membuka pendakian Gunung Semeru pada 24 April 2026 setelah sebelumnya ditutup akibat cuaca ekstrem dan aktivitas vulkanik. Namun, pendakian hanya diperbolehkan sampai kawasan Ranu Kumbolo dan belum dibuka hingga puncak Mahameru.
Saat ini batas akhir pendakian hanya sampai Ranu Kumbolo, pendaki belum diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Kalimati, Arcopodo, apalagi puncak Mahameru. Kebijakan ini diterapkan karena aktivitas kawah Joggring Saloko masih fluktuaktif dan status Semeru berada pada level II atau waspada.
2. Kenapa Mahameru masih ditutup?

Puncak Mahameru berada sangat dekat dengan kawah aktif Jonggring Saloko yang sewaktu-waktu bisa mengeluarkan material vulkanik, awan panas, hingga gas beracun. Risiko inilah yang membuat otoritas taman nasional belum membuka jalur menuju puncak Gunung Semeru.
Selain faktor vulkanik, pembatasan juga dilakukan untuk menjaga keselamatan pendaki serta memulihkan ekosistem jalur pendakian yang sebelumnya terdampak cuaca ekstrem. Pembukaan jalur pendakian dilakukan secara bertahap sambil terus memantau kondisi lapangan sebelum nantinya mempertimbangkan pembukaan jalur ke Mahameru.
3. Aturan pendakian Gunung Semeru terbaru 2026

Bagi yang berencana mendaki Gunung Semeru saat ini, ada beberapa aturan baru yang wajib diperhatikan. Kuota pendakian dibatasi maksimal 200 orang per hari dengan durasi pendakian maksimal dua hari.
Di samping itu, wajib melakukan booking online resmi di bromotenggersemeru.id mulai H-30 hingga H-2 sebelum pendakian. Setiap pendaki juga wajib membawa surat sehat, identitas resmi, memakai gelang identitas selama pendakian, mematuhi SOP terbaru dari TNBTS yang terbaru, serta wajib menggunakan pemandu lokal terdaftar demi meningkatkan keamanan selama perjalanan.
Jadi, kalau kamu berencana mendaki Gunung Semeru dalam waktu dekat, penting untuk memahami bahwa perjalanan saat ini hanya bisa dinikmati sampai Ranu Kumbolo dan belum boleh menuju Mahameru. Meski belum bisa menapakkan kaki di atap Pulau Jawa, panorama sepanjang jalur Semeru tetap menawarkan pengalaman yang luar biasa.


















