- Laporkan ke ketua kloter: jemaaah menceritakan kronologi kehilangan dan melakukan pelaporan ke ketua kloter masing-masing. Ketua kloter mencatat identitas jamaah untuk pengajuan pembuatan kartu ulang.
- Laporan kepada kepala sektor: ketua kloter menyampaikan laporan kehilangan kepada kepala sektor.
- Rekap oleh ketua sektor: data jamaah yang kehilangan kartu nusuk direkap dan dilaporkan ke Daker Madinah atau Makkah.
- Pengajuan ke pihak terkait: Daker Madinah atau Makkah meneruskan laporan kepada pihak Syarikah Nusuk untuk diproses.
Apa yang Harus Dilakukan jika Kartu Nusuk Haji Hilang?

Kartu Nusuk menjadi salah satu dokumen paling penting bagi jemaah haji selama berada di Tanah Suci. Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi sekaligus akses untuk menjalankan rangkaian ibadah haji. Di dalamnya terdapat foto jemaah, kode QR, hingga nomor visa yang digunakan untuk proses verifikasi.
Jemaah haji wajib membawa Kartu Nusuk selama berada di Madinah maupun Mekkah. Dokumen ini digunakan untuk mengakses berbagai area penting, seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pemerintah Arab Saudi juga menerapkan aturan ketat terkait penggunaan kartu ini. Jemaah yang tidak membawa atau mengenakan Kartu Nusuk bisa ditolak masuk ke area tertentu.
Lantas, bagaimana jika Kartu Nusuk hilang? Tak perlu panik, ada beberapa langkah yang bisa segera kamu lakukan agar proses ibadah tetap berjalan lancar. Simak informasinya di bawah ini, ya!
1. Alur pelaporan kehilangan kartu Nusuk
Melansir dari Instagram resmi @kantorurusanhaji, berikut cara pelaporan kehilangan kartu Nusuk, agar dapat diproses kembali secara resmi.
2. Proses penggantian kartu Nusuk

- Proses oleh Syarikah Nusuk: data jamaah direkap dan diproses untuk pencetakan ulang Kartu Nusuk.
- Menunggu distribusi kartu baru: kartu yang telah dicetak akan dikirim ke masing-masing kloter melalui sektor terkait.
- Kartu Nusuk diterima: jemaah menerima kartu Nusuk yang baru dan dapat digunakan kembali.
3. Gunakan versi digital selama menunggu
Sambil menunggu kartu fisik selesai diproses, jemaah tetap dapat mengakses kartu Nusuk versi digital melalui dua aplikasi, yakni Aplikasi Nusuk atau Aplikasi Tawakkalna. Hal ini dapat membantu memastikan jemaah tetap memiliki akses layanan yang memerlukan Kartu Nusuk.
Itu dia informasi mengenai langkah yang harus dilakukan apabila kehilangan kartu Nusuk. Jika terjadi, segera melapor dan mengikuti arahan petugas, ya! Semoga ibadah haji kamu berjalan dengan lancar.



















