Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Perminas? Ini 3 Fakta BUMN Baru Pengelola Mineral Kritis

ilustrasi industri tambang (pexels.com/PPPS CZ)
ilustrasi industri tambang (pexels.com/PPPS CZ)
Intinya sih...
  • Perminas mengelola mineral kritis nasional secara terintegrasi, fokus pada hilirisasi dan penguasaan negara atas mineral strategis.
  • Perminas berada di bawah Danantara, memiliki spesialisasi berbeda dari MIND ID, memastikan segmentasi pengelolaan sumber daya yang lebih sistematis.
  • Perminas dikaitkan dengan rencana pengelolaan tambang emas Martabe, menunggu kepastian hasil evaluasi pemerintah terkait pengalihan pengelolaan tambang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nama PT Perusahaan Mineral Nasional atau Perminas belakangan ramai diperbincangkan setelah pemerintah memberi sinyal akan ada perubahan dalam pengelolaan sejumlah aset tambang strategis, termasuk tambang emas Martabe di Sumatera Utara. Isu ini mencuat di Jakarta pada Februari 2026, ketika Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan bahwa proses evaluasi perizinan tambang masih berlangsung dan hasilnya akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Perkembangan tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan pengalihan pengelolaan tambang kepada badan usaha milik negara yang baru dibentuk.

Di sisi lain, publik juga mulai mempertanyakan latar belakang pembentukan Perminas serta mandat khusus yang diembannya dalam strategi pengelolaan mineral nasional. Kehadiran entitas baru ini dinilai berkaitan erat dengan agenda hilirisasi dan penguatan penguasaan negara atas mineral kritis yang bernilai tinggi di pasar global. Lantas, sebenarnya apa itu Perminas dan bagaimana peran strategisnya dalam industri pertambangan Indonesia? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

1. Perminas dibentuk untuk mengelola mineral kritis nasional secara terintegrasi

ilustrasi industri tambang (pexels.com/Aleksandar Pasaric)
ilustrasi industri tambang (pexels.com/Aleksandar Pasaric)

Untuk menjawab pertanyaan apa itu Perminas, penting memahami latar belakang pembentukannya terlebih dahulu. Perminas merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang diberi mandat khusus untuk mendukung strategi nasional di sektor mineral, terutama yang tergolong sebagai mineral kritis dan memiliki nilai strategis tinggi bagi masa depan industri Indonesia. Berbeda dari BUMN tambang lain yang mengelola beragam komoditas secara luas, Perminas dirancang dengan fokus yang lebih tajam agar kebijakan pengelolaan sumber daya bisa berjalan lebih terarah dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Mandat tersebut tidak hanya mencakup kegiatan eksplorasi dan produksi, tetapi juga pengembangan industri hilir yang mampu meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Pemerintah ingin memastikan bahwa mineral yang ditambang tidak sekadar diekspor dalam bentuk mentah, melainkan diolah lebih lanjut sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan devisa negara secara berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, Perminas diharapkan menjadi motor penggerak industrialisasi mineral strategis yang selama ini belum tergarap optimal.

Salah satu fokus utama Perminas adalah mineral tanah jarang atau rare earth yang kini menjadi komoditas penting dalam industri global. Unsur tanah jarang digunakan dalam berbagai produk teknologi tinggi, mulai dari baterai kendaraan listrik, turbin angin, hingga komponen elektronik dan pertahanan. Di tengah meningkatnya permintaan global terhadap energi bersih dan transformasi digital, kehadiran Perminas dipandang sebagai langkah antisipatif agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga pemain kunci dalam rantai pasok industri masa depan.

2. Perminas berada di bawah Danantara dan memiliki spesialisasi berbeda dari MIND ID

ilustrasi industri tambang (pexels.com/HONG SON)
ilustrasi industri tambang (pexels.com/HONG SON)

Dalam struktur kelembagaan, Perminas berdiri langsung di bawah Danantara dan terpisah dari holding BUMN pertambangan MIND ID, sehingga memiliki garis komando serta mandat strategis yang berbeda. Perbedaan struktur ini menegaskan bahwa pemerintah memang sengaja membentuk entitas baru dengan spesialisasi tertentu, bukan sekadar menambah unit usaha di bawah holding yang sudah ada. Dengan model ini, setiap BUMN tambang diharapkan memiliki fokus bisnis yang jelas dan tidak saling tumpang tindih dalam pengelolaan komoditas.

Sebagai gambaran, MIND ID selama ini membawahi sejumlah perusahaan besar yang bergerak di sektor batu bara, nikel, tembaga, emas, timah, hingga aluminium melalui anak-anak usahanya. Sementara itu, Perminas diarahkan untuk mengelola mineral kritis yang belum menjadi fokus utama dalam struktur tersebut, khususnya tanah jarang dan komoditas strategis lain yang berkaitan dengan agenda transisi energi dan teknologi tinggi. Pembagian peran ini menunjukkan adanya upaya pemerintah untuk melakukan segmentasi pengelolaan sumber daya secara lebih sistematis dan berbasis kebutuhan jangka panjang.

Strategi spesialisasi ini juga dinilai relevan dengan dinamika industri global yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi. Dengan memiliki BUMN yang secara khusus mendalami mineral kritis, Indonesia dapat merancang kebijakan investasi, riset, dan kerja sama internasional secara lebih fokus dan terarah. Pada akhirnya, pembentukan Perminas bukan hanya soal restrukturisasi kelembagaan, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri mineral dunia.

3. Perminas dikaitkan dengan rencana pengelolaan tambang emas Martabe

ilustrasi industri tambang (pexels.com/Karl Gerber)
ilustrasi industri tambang (pexels.com/Karl Gerber)

Nama Perminas semakin mendapat perhatian setelah dikaitkan dengan rencana pengalihan pengelolaan tambang emas Martabe di Sumatera Utara, yang selama ini menjadi salah satu aset tambang emas penting di Indonesia. Pemerintah menyatakan bahwa proses evaluasi terhadap perizinan dan aspek lingkungan tambang tersebut sedang dilakukan secara menyeluruh, termasuk peninjauan izin usaha pertambangan dan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai dengan regulasi serta prinsip tata kelola yang baik.

Jika nantinya pengelolaan tambang tersebut benar-benar dialihkan kepada Perminas, maka cakupan peran perusahaan ini akan menjadi semakin luas dan strategis. Selain fokus pada mineral tanah jarang, Perminas juga berpotensi terlibat dalam pengelolaan komoditas emas yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan dampak signifikan terhadap penerimaan negara. Hal ini menunjukkan bahwa fleksibilitas mandat Perminas bisa berkembang sesuai kebutuhan kebijakan nasional dan dinamika sektor pertambangan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang diumumkan mengenai hasil akhir evaluasi tersebut, sehingga publik masih menunggu kepastian dari pemerintah. Terlepas dari polemik yang berkembang, pembentukan Perminas telah menandai babak baru dalam tata kelola mineral strategis Indonesia yang lebih terfokus dan berorientasi pada nilai tambah. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis kepentingan nasional, Perminas diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam memperkuat kedaulatan sumber daya alam sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Pada akhirnya, pertanyaan apa itu Perminas dapat dijawab sebagai BUMN baru yang dibentuk untuk mengelola mineral kritis dan mendukung agenda hilirisasi nasional secara lebih terarah. Kehadirannya mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem industri mineral yang modern, kompetitif, dan berkelanjutan. Ke depan, peran dan kinerjanya akan menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan strategi pengelolaan sumber daya alam Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Produksi U-Bolt Dimulai, INDS Ekspansi Domestik dan Ekspor ke Timteng

19 Feb 2026, 23:18 WIBBusiness