Penerbitan Lisensi Umum Nomor 57 oleh Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) merupakan tahapan baru dalam aturan sanksi terhadap Venezuela. Lisensi ini memberikan otorisasi bagi bank untuk menyediakan layanan keuangan yang dilarang sejak tahun 2019. Bank yang kini berstatus legal untuk beroperasi kembali antara lain Bank Sentral Venezuela (BCV), Banco de Venezuela, S.A., Banco Digital de los Trabajadores, dan Banco del Tesoro.
Langkah ini merespons dinamika politik di Venezuela pascapenangkapan mantan presiden Nicolás Maduro pada Januari 2026, yang membuka jalan bagi pemerintahan sementara di bawah pimpinan Delcy Rodríguez. Dengan lisensi ini, bank-bank tersebut kini dapat menjalankan aktivitas perbankan standar untuk keperluan pemerintah dan layanan publik secara sah.
Kebijakan ini krusial bagi warga Venezuela yang selama ini kesulitan akibat akses keuangan yang terputus. Saat ini, bank-bank tersebut sudah dapat memproses pembayaran gaji, uang pensiun, tunjangan kerja, serta operasional kartu debit dan kredit. Pemulihan layanan ini mendukung upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah proses stabilisasi ekonomi.
"Pelonggaran sanksi terhadap bank sentral akan membuat pasar uang menjadi lebih kuat," kata Direktur Konsultan Ecoanalítica, Alejandro Grisanti, dilansir Latin Times.
Selama masa sanksi, pasar uang di Venezuela berjalan kurang transparan karena bergantung pada pihak ketiga di negara lain. Dengan pulihnya akses ke sistem perbankan berdenominasi dolar AS, nilai tukar mata uang lokal diharapkan lebih stabil dan pasar keuangan beroperasi lebih sehat.