Jakarta, IDN Times - Investor dinilai perlu lebih selektif memilih saham di tengah kenaikan suku bunga. Sebab, bunga yang lebih tinggi membuat biaya pendanaan emiten alias perusahaan yang tercatat di bursa efek ikut meningkat.
WM Business Development & Market Research Head CIMB Niaga, Lanjar Nafi menjelaskan emiten biasanya membutuhkan dana dari pinjaman bank atau penerbitan obligasi ketika ingin melakukan ekspansi. Ketika suku bunga tinggi, biaya untuk mendapatkan pendanaan tersebut menjadi lebih mahal.
"Itu akan mengakibatkan valuasi dari harga saham itu menjadi agak sedikit kurang menarik sehingga kita perlu selektif ya. Mungkin saat ini memang bagus saham-saham sudah terkoreksi banyak, tapi diharapkan yang big cap ya, atau yang memiliki rasio utang enggak terlalu besar terhadap mereka punya aset," katanya dalam Wealth Xpo 2026: Kelas Jurnalisme Inspiratif di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
