Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang menghentikan ekspor energi ke negara yang dinilai tidak menghargai Indonesia. Pemerintah juga akan mengevaluasi kontrak dengan negara yang tidak kooperatif dalam hubungan antarnegara.
Bahlil menyampaikan hal itu saat peresmian penerimaan gas JNE#6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha–South, Kamis (22/10/2026).
"Ya, saya akan melakukan evaluasi dan saya tidak segan-segan untuk mempertimbangkan untuk tidak melakukan ekspor kepada negara mereka yang tidak menghargai Indonesia," kata Bahlil dikutip dari saluran YouTube Kementerian ESDM, Kamis (22/10/2026).
