- Bath Thailand melemah 0,08 persen
- Rupee India melemah 0,35 persen
- Pesso Filipina melemah 0,17 persen
- Dolar Taiwan melemah 0,12 persen
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.060 per Dolar AS

- Rupiah ditutup melemah 38 poin atau 0,21 persen ke level Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026.
- Pelemahan rupiah dipengaruhi keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di luar ekspektasi pasar, serta sentimen pergerakan pasar saham.
- Perbaikan sentimen saham berpotensi meredakan tekanan rupiah, sementara investor mencermati laporan dan rumor potensi kesepakatan damai Iran-AS.
1. Rincian pergerakan mata uang di Asia sore ini
Berdasarkan data Bloomberg, hanya sedikit mata uang yang alami pelemahan, rinciannya:
2. Rupiah melemah seharian karena faktor domestik
Pengamat Pasar Uang, Lukman Leong, mengatakan, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini.
Salah satu faktor yang membayangi pergerakan rupiah adalah keputusan Bank Indonesia (BI) yang di luar perkiraan pasar dengan mempertahankan suku bunga acuan.
"Meski begitu, pergerakan rupiah juga akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar saham," ujar dia.
3. Apabila sentimen pasar saham mereda, tekanan rupiah pun akan membaik
Menurut dia, apabila sentimen di pasar saham kembali membaik, tekanan terhadap rupiah berpeluang mereda. Bahkan, rupiah berpotensi kembali menguat jika sentimen positif tersebut mampu mendorong kepercayaan investor.
Selain itu, investor juga akan mencermati laporan maupun rumor mengenai potensi kesepakatan damai antara Iran dan AS. Perkembangan tersebut dapat memengaruhi sentimen pasar dan turut menentukan arah pergerakan rupiah.




















