BCA Kembali Sabet Status Bank Nomor 1 Terbaik di Indonesia Versi Forbes

- BCA kembali dinobatkan sebagai bank nomor satu di Indonesia versi Forbes 2026, hasil survei global bersama Statista yang menilai kepercayaan nasabah hingga kualitas layanan digital.
- Per Maret 2026, BCA mencatat total kredit Rp994 triliun tumbuh 5,6 persen yoy dan laba Rp14,7 triliun, dengan pembiayaan berkelanjutan naik 10 persen termasuk peningkatan signifikan pada kredit hijau.
- Hingga Maret 2026, BCA melayani 44 juta rekening dan memproses lebih dari 122 juta transaksi harian melalui jaringan cabang, ATM, serta layanan digital yang beroperasi penuh selama 24 jam.
Jakarta, IDN Times - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA kembali masuk jajaran World’s Best Bank nomor 1 versi Forbes untuk kategori Indonesia. Predikat ini memperpanjang konsistensi BCA sebagai bank terbaik di Indonesia menurut media bisnis internasional tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan survei Forbes bersama Statista yang melibatkan 54 ribu responden dari 34 negara. Penilaian dilakukan terhadap lima aspek utama, mulai dari kepercayaan nasabah hingga layanan digital.
1. BCA masuk daftar bank berkinerja tinggi dunia

Forbes mencatat BCA menjadi satu dari 311 bank di dunia yang mampu mempertahankan predikat World’s Best Bank dari tahun sebelumnya. Capaian itu dinilai menunjukkan konsistensi BCA menjaga performa sebagai bank berkinerja tinggi.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, penghargaan tersebut dipersembahkan untuk nasabah dan seluruh insan BCA.
“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada para nasabah setia yang sudah menemani perjalanan BCA serta memercayakan BCA sebagai layanan perbankan. Kami juga berterima kasih kepada insan BCA atas semangat dan komitmen memberikan layanan yang terbaik,” ujar Hendra dalam keterangan resminya, Minggu (10/5/2026).
Dia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi menghadirkan layanan perbankan berkualitas.
2. Kredit BCA tembus Rp994 triliun

Per Maret 2026, BCA mencatat total kredit mencapai Rp994 triliun atau tumbuh 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara dana giro dan tabungan (CASA) mencapai Rp1.089 triliun, naik 11,2 persen yoy.
BCA juga membukukan laba bersama entitas anak sebesar Rp14,7 triliun. Pertumbuhan kredit produktif tercatat mencapai Rp760,2 triliun atau naik 7,8 persen yoy.
Di sisi lain, pembiayaan berkelanjutan BCA tumbuh 10 persen yoy menjadi Rp258,4 triliun. Kredit hijau (green financing) bahkan naik 7,7 persen yoy menjadi Rp113 triliun, salah satunya didorong pembiayaan sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang meningkat 53,5 persen yoy.
3. BCA layani 44 juta rekening nasabah
Hingga Maret 2026, BCA melayani 44 juta rekening nasabah dan memproses lebih dari 122 juta transaksi setiap harinya. Operasional tersebut didukung 1.270 kantor cabang dan 20.336 ATM di seluruh Indonesia.
Selain itu, layanan digital melalui internet banking, mobile banking, hingga Halo BCA juga tersedia selama 24 jam.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bagi BCA terus meningkatkan layanan serta menjaga kepercayaan konsumen. Berbekal semangat terus tumbuh serta melayani sepenuh hati, BCA akan terus menghadirkan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan, aman, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Hendra.


















![[QUIZ] Tebak Pekerjaan Karakter di Upin-Ipin, Penonton Setia Bisa Benar Semua?](https://image.idntimes.com/post/20240922/img-4256-7705a60071e5c91c966005914272f5fd.jpeg)