Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas keanggotaan komite High Shareholding Concentration (HSC) untuk menentukan saham yang masuk dan keluar dari daftar tersebut.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan komite yang sebelumnya hanya terdiri dari perwakilan organisasi regulator mandiri (self-regulatory organization/SRO) kini melibatkan pihak independen dari kalangan pelaku industri, akademisi, dan investor.
"Dalam upaya kita bersama untuk terus meningkatkan tata kelola yang baik, termasuk di dalam metodologi penentuan masuk dan keluarnya saham di dalam HSC, kami akan memperluas keanggotaan komite HSC," katanya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).
