ilustrasi jualan online (Pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Cara lain untuk memperluas jangkauan adalah meminjam jaringan bisnis lain. Bukan dalam arti mengambil pelanggan mereka, melainkan saling memperkenalkan kepada calon pelanggan yang relevan. Carilah bisnis yang memiliki target pelanggan serupa tetapi tidak menjual produk yang sama. Misalnya, bisnis kue rumahan bisa bekerja sama dengan jasa dekorasi acara. Penjual pakaian olahraga dapat berkolaborasi dengan gym atau komunitas olahraga. Sementara, fotografer dapat bekerja sama dengan penyedia jasa dekorasi pernikahan.
Selain bisnis lain, komunitas juga bisa menjadi pintu masuk. Pelaku usaha dapat mengikuti kegiatan komunitas yang memang relevan dengan target pasar. Misalnya, penjual makanan sehat bergabung dalam komunitas olahraga, atau pengusaha produk perlengkapan bayi mengikuti kegiatan komunitas orang tua.
Kuncinya adalah jangan langsung datang untuk berjualan. Bangun hubungan terlebih dahulu. Tunjukkan bahwa bisnis kita memang bisa memberikan manfaat bagi komunitas tersebut. Pendekatan seperti ini lebih memungkinkan terbentuknya hubungan jangka panjang dibandingkan sekadar menawarkan produk kepada sebanyak mungkin orang.
Mendapatkan pelanggan baru tidak selalu soal siapa yang memiliki anggaran iklan paling besar. Strategi organik memang tidak selalu memberikan hasil instan. Dibutuhkan konsistensi untuk membangun kepercayaan, menghasilkan konten yang relevan, menjaga kualitas produk, dan menjalin hubungan dengan pelanggan maupun mitra. Namun, ketika dilakukan secara konsisten, satu pelanggan dapat membawa pelanggan lain, satu konten dapat memperkenalkan bisnis kepada calon pembeli baru, dan satu kolaborasi dapat membuka akses ke pasar yang sebelumnya sulit dijangkau. Jadi, sebelum mengeluarkan banyak uang untuk iklan, coba maksimalkan dulu jaringan dan aset yang sudah dimiliki bisnis.