Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: Prabowo Pamer Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen di Semester I-2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I-2026 dan menargetkan pertumbuhan 6 persen sepanjang 2026 melalui kebijakan yang tepat.

  • BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada kuartal I-2026, dengan PDB harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun.

  • Pada kuartal II-2026, ekonomi tumbuh 5,29 persen secara tahunan dengan PDB Rp6.552,1 triliun; data BPS mengonfirmasi klaim pertumbuhan semester I sebesar 5,45 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo bilang ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen sampai enam bulan pertama tahun 2026. Badan Pusat Statistik juga mencatat angka itu benar. Pada tiga bulan pertama, ekonomi tumbuh 5,61 persen. Tiga bulan berikutnya tumbuh 5,29 persen. Prabowo berharap ekonomi bisa tumbuh 6 persen sampai akhir tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memamerkan perekonomian Indonesia tumbuh 5,45 persen hingga semester I-2026. Pada kuartal I-2026, Prabowo menyampaikan perekonomian Indonesia tumbuh 5,61 persen (yoy).

Dengan data itu dan kebijakan-kebijakan yang tepat, dia meyakini perekonomian Indonesia sepanjang 2026 bisa tumbuh 6 persen.

“Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen,” ucap Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI, dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Bagaimana faktanya?

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal I-2026, produk domestik bruto (PDB) Indonesia berdasarkan harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun, dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.447,7 triliun.

Capaian PDB itu menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026 dibandingkan kuartal I-2025.

Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 sebesar 5,29 persen (yoy), dengan capaian PDB Rp6.552,1 triliun.

BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga semester I-2026 sebesar 5,45 persen dibandingkan semester I-2025.

Melihat data BPS tersebut, maka pernyataan Prabowo dalam pidato kenegaraannya sesuai dengan fakta.

Curated For You

Editorial Team

Related Article