- PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) turun 14 persen ke Rp43
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 14 persen ke Rp43
- PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) turun 14 persen ke Rp43
- PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) turun 14 persen ke Rp43
- PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) turun 14 persen ke Rp43
- PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) turun 14 persen ke Rp43
- PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) turun 14 persen ke Rp43
- PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) turun 14 persen ke Rp43
- PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) turun 14 persen ke Rp43
- PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) turun 14 persen ke Rp43
- PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) turun 14 persen ke Rp43
- PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) turun 14 persen ke Rp43
- PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) turun 14 persen ke Rp43
- PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun 14 persen ke Rp43
- PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) turun 14 persen ke Rp43
- PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun 14 persen ke Rp43
- PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) turun 14 persen ke Rp43
- PT Modernland Realty Tbk (MDLN) turun 14 persen ke Rp43
- PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) turun 14 persen ke Rp43
- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun 14 persen ke Rp43
- PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 14 persen ke Rp43
- PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) turun 14 persen ke Rp43.
69 Saham Diperdagangkan di Bawah Gocap, GOTO-WEGE ARB

BEI mencatat 69 saham diperdagangkan di bawah Rp50 setelah batas harga minimum diturunkan menjadi Rp1, membuka proses pembentukan harga baru.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyebut perubahan ini berpotensi memicu volatilitas jangka pendek, tetapi dampaknya terhadap IHSG dinilai tidak signifikan karena bobot saham tersebut kecil.
Sebanyak 22 saham, termasuk GOTO dan WEGE, menyentuh ARB di Rp43; sementara sejumlah saham gocap lain seperti TAMU dan BLTA menguat hingga ARA.
Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 69 saham yang diperdagangkan di bawah Rp50 seiringan dengan penghapusan batas harga Rp50 per hari ini, Senin (28/9/2026).
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan penghapusan batas harga saham Rp50 menjadi Rp1 itu menciptakan proses pembentukan harga (price discovery) baru.
“Ada 20-an tetapi digabung dengan yang tadi (yang keluar) dari papan pemantuan khusus yang bertransaksi di bawah Rp50 tadi siang ada 69 saham,” tutur Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta.
1. Sebabkan volatilitas jangka pendek

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik. (IDN Times/Vadhia Lidyana) Proses pembentukan harga baru itu menurut Jeffrey akan menyebabkan volatilitas jangka pendek. Namun, dampaknya terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak signifikan, karena bobot saham di bawah Rp50 terhadap pergerakan IHSG tak besar.
“Bobot dari saham-saham yang sudah lama di harga Rp50 itu bobotnya terhadap IHSG juga tidak besar. Jadi tidak semata-mata karena faktor penurunan di bawah harga Rp50 yang memberikan pressure kepada IHSG,” ucap Jeffrey.
2. GOTO hingga WEGE ARB

Ilustrasi GoTo. (Dok. GoTo) Seiringan dengan itu, tercatat ada 22 saham yang mengalami tekanan, bahkan menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB) atau hingga batas bawah harga saham. Misalnya seperti saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), dan sebagainya.
Berikut rinciannya:
Dari 22 saham tersebut, LPKR mencatatkan nilai transaksi sebesar, tembus Rp18,52 miliar. Kemudian, BBKP senilai Rp11,12 miliar dan GOTO senilai Rp5,72 miliar. Lalu, PADI mencatat nilai transaksi Rp4,48 miliar, KPIG senilai Rp1,88 miliar, serta CPRO Rp1,4 miliar.
3. Saham-saham di bawah gocap yang tembus ARA

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko) Di sisi lain, ada saham-saham dengan harga di bawah Rp50 yang melesat, bahkan mencatatkan penguatan 30 persen ke atas dan menyentuh auto rect atas (ARA). Berikut rinciannya:
- PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) menguat 34,62 persen ke Rp35
- PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) menguat 34,62 persen ke Rp35
- PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menguat 27,78 persen ke Rp48
- PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menguat 33,33 persen ke Rp32
- PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) menguat 33,33 persen ke Rp32
- PT PP Properti Tbk (PPRO) menguat 33,33 persen ke Rp20
- PT Andira Agro Tbk (ANDI) menguat 31,82 persen ke Rp29
- PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) menguat 31,82 persen ke Rp29.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


















