- Pertama, BNI terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penyediaan layanan keuangan dan solusi digital bagi nasabah domestik maupun internasional, sekaligus menjadi gerbang investasi ke pasar global.
- Kedua, BNI mendorong transformasi digital dan inovasi melalui pembangunan kapabilitas digital yang kuat, otomatisasi proses bisnis, serta pengembangan layanan omnichannel yang terintegrasi.
- Ketiga, BNI memperkuat posisinya sebagai mitra keuangan utama bagi seluruh segmen nasabah, mulai dari korporasi, institusi, UMKM, hingga individu, lewat solusi yang lebih personal.
Melalui Program CX100, BNI Pacu Budaya Kerja Berorientasi Nasabah

BNI memperkuat transformasi budaya layanan lewat program CX100 Danantara untuk meningkatkan pengalaman nasabah, kapabilitas SDM, dan orientasi organisasi pada pelanggan.
Melalui tim lintas fungsi, BNI fokus pada penguatan bisnis, teknologi, serta pembangunan budaya kerja yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Tiga pilar Marga Budaya BNI—SEVA, KARYA, dan RAKSA—diinternalisasikan guna membentuk layanan empatik, profesional, inovatif, serta berintegritas demi organisasi yang lebih customer-centric.
Jakarta, IDN Times — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat transformasi budaya layanan melalui implementasi program CX100 Danantara. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengalaman nasabah, memperkuat kapabilitas sumber daya manusia, serta mendorong organisasi yang lebih berorientasi pada pelanggan.
CX100 Danantara merupakan inisiatif Danantara Indonesia untuk memperkuat kualitas pengalaman pelanggan atau customer experience di lingkungan BUMN. Program ini mendorong transformasi layanan melalui penguatan budaya perusahaan, peningkatan kapabilitas insan perusahaan, optimalisasi proses bisnis, serta pemanfaatan teknologi secara terintegrasi.
1. Pembentukan tim lintas fungsi

Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang mengatakan, BNI berperan aktif dalam program tersebut melalui pembentukan tim lintas fungsi yang mencakup aspek People & Communication, Technology, Business Process, Operations & Services, serta Voice of Customer. BNI menempatkan pengalaman nasabah sebagai salah satu fondasi utama dalam pengembangan bisnis globalnya.
“Transformasi yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada penguatan bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang kuat serta membangun pengalaman nasabah yang semakin baik dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujar Munadi dalam keterangan tertulisnya, (2/7).
2. Tiga peran strategis BNI

Munadi menjelaskan, terdapat tiga peran strategis yang menjadi fokus BNI dalam mendukung transformasi dan pencapaian visi perusahaan:
“People & Culture merupakan fondasi utama pencapaian visi BNI. Oleh karena itu, transformasi bisnis harus didukung transformasi budaya yang kuat,” kata Munadi.
3. Internalisasi tiga pilar Marga Budaya BNI

BNI memandang keberhasilan transformasi bisnis tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan produk, tetapi juga oleh budaya kerja serta kualitas pengalaman nasabah. Karena itu, perseroan terus menginternalisasikan Marga Budaya BNI yang terdiri atas tiga pilar utama, yakni SEVA (The Way We Serve), KARYA (The Way We Perform), dan RAKSA (The Way We Protect).
Ketiga pilar tersebut diwujudkan melalui semangat 'Melayani Sepenuh Hati, Berani Berkarya, Bijak Menjaga'. Melalui nilai tersebut, BNI mendorong insan perusahaan untuk memberikan layanan yang lebih empatik, profesional, inovatif, dan tetap mengedepankan integritas serta prinsip kehati-hatian.
Dengan penguatan budaya perusahaan dan partisipasi aktif dalam CX100 Danantara, BNI menegaskan komitmennya membangun organisasi yang semakin customer-centric dan tangguh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (WEB)





















