Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Emas Antam Naik, Dibanderol Rp2,65 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik, Dibanderol Rp2,65 Juta per Gram
Emas Antam. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam naik Rp11 ribu menjadi Rp2,651 juta per gram, sementara harga buyback ikut naik Rp55 ribu ke level Rp2,4 juta per gram.
  • Emas dinilai efektif untuk diversifikasi portofolio karena nilainya cenderung berlawanan arah dengan aset seperti saham atau properti.
  • Investasi emas sering dipilih investor konservatif karena risikonya rendah, namun kurang cocok untuk tujuan investasi jangka pendek.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp11 ribu pada Jumat (3/7/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,651 juta per gram.

Berdasarkan data situs logammulia.com harga buyback juga alami kenaikan Rp55 ribu sehingga dibanderol Rp2,4 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas hari ini

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

Harga emas 0,5 gram: Rp1,375,5 juta

Harga emas 1 gram: Rp2,65 juta

Harga emas 2 gram: Rp5,242 juta

Harga emas 3 gram: Rp7,838 juta

Harga emas 5 gram: Rp13,03 juta

Harga emas 10 gram: Rp26 juta

Harga emas 25 gram: Rp64,887 juta

Harga emas 50 gram: Rp129,69 juta

Harga emas 100 gram: Rp259,31 juta

Harga emas 250 gram: Rp648,01 juta

Harga emas 500 gram: Rp1,29 miliar

Harga emas 1.000 gram: Rp2,59 miliar.

2. Emas jadi instrumen investasi untuk diversifikasi portofolio

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Investasi emas biasa dipilih untuk investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More