Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Danantara Sudah Serahkan Data Laporan Keuangan ke BPK untuk Diaudit

Danantara Sudah Serahkan Data Laporan Keuangan ke BPK untuk Diaudit
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Danantara telah menyerahkan seluruh data laporan keuangan kepada BPK untuk diaudit sesuai ketentuan perusahaan non-terbuka.
  • Penyusunan laporan keuangan Danantara mencakup konsolidasi lebih dari 1.000 perusahaan pelat merah dan dijadwalkan terbit akhir Juni 2026.
  • Rosan menegaskan Danantara tetap menjunjung transparansi dengan membagikan data keuangan kepada investor meski audit BPK masih berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan alasan laporan keuangan Danantara belum dipublikasikan.

Menurut Rosan, Danantara merupakan perusahaan nonterbuka sehingga penyampaian laporan keuangannya mengikuti ketentuan yang berlaku bagi perusahaan non-Tbk. Karena itu, laporan keuangan Danantara dijadwalkan terbit pada akhir Juni 2026.

"Nah, sesuai undang-undang PT bahwa laporan keuangan itu, kalau itu bukan perusahaan Tbk, itu adalah sampai akhir Juni, sampai pertengahan Juni, ya kan," kata Rosan kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

1. Data keuangan sudah diserahkan ke BPK

Gedung BPK (Dok. Istimewa)
Gedung BPK (Dok. Istimewa)

Rosan mengatakan seluruh data yang diperlukan telah diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang akan melakukan audit terhadap Danantara. Rosan menyebut para investor memahami proses audit Danantara dilakukan oleh BPK.

"Ini kita juga sudah semua sudah serahkan datanya juga semua itu ke BPK karena BPK adalah yang akan melakukan audit di kami," ujarnya.

2. Danantara konsolidasikan lebih dari 1.000 perusahaan

Wisma Danantara Indonesia
Wisma Danantara Indonesia (setneg.go.id)

Penyusunan laporan keuangan Danantara melibatkan konsolidasi lebih dari 1.000 perusahaan pelat merah. Publikasi laporan keuangan Danantara dilakukan setelah proses konsolidasi perusahaan-perusahaan yang berada di bawah naungannya selesai.

"Jadi kita ini konsolidasi 1.000 perusahaan lho, gitu 1.000 perusahaan dan secara peraturan memang akhir Juni kan harus baru menerbitkan laporan keuangannya," tutur Rosan.

3. Danantara klaim tetap mengedepankan transparansi

20260615_153303(1).jpg
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Rosan menegaskan transparansi menjadi salah satu hal yang terus ditekankan oleh Danantara. Menurutnya, data dan informasi keuangan telah disampaikan kepada para investor sehingga dapat dianalisis meski belum diaudit oleh BPK.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu menyebut informasi keuangan yang disampaikan diberikan sesuai dengan kondisi yang ada sehingga investor dapat mengikuti perkembangan Danantara.

"Jadi itu yang saya sampaikan dan sekali lagi kami justru selama ini yang saya tekankan itu apa sih? transparansi kok, gitu," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More