Jakarta, IDN Times - Defisit perdagangan barang Inggris berada di angka 19,8 miliar pound sterling atau setara Rp470,49 triliun (kurs Rp23.762) pada Agustus. Angka realisasi tersebut berada di bawah ekspektasi pasar yang memproyeksikan defisit sebesar 21,9 miliar pound sterling atau setara Rp520,39 triliun.
Data resmi menunjukkan defisit barang berada pada level tersebut seiring penurunan impor yang lebih besar daripada ekspor, sebagaimana dilansir Anadolu. Berdasarkan data Office for National Statistics (ONS) pada Kamis (15/10/2026), defisit di luar komoditas logam mulia menyempit sebesar 200 juta pound sterling atau setara Rp4,75 triliun dari bulan Juli.
