Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha mengusulkan perbaikan sistem barcode pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Salah satunya dengan menjadikan status pembayaran pajak kendaraan sebagai bagian dari sistem tersebut.
Dia mendorong agar kendaraan yang tidak lagi membayar pajak tidak dapat menggunakan QR Code untuk membeli Solar subsidi maupun Pertalite. Usulan itu disampaikan kepada BPH Migas untuk memperbaiki mekanisme pembelian BBM subsidi melalui barcode.
"Nah dibuat, diperbaiki barcodenya untuk kendaraan yang tidak bayar pajak itu tidak bisa membeli Solar (subsidi) maupun Pertalite lagi," di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Kamis (27/8/2026).
