Kotawaringin Barat, IDN Times - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menyalurkan dana insentif senilai Rp240 triliun buat program bahan bakar solar B50. Insentif itu mendukung penyaluran 83,8 juta kiloliter biodiesel di Indonesia.
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan umum BPDP Zaid Ibrahim mengatakan, upaya ini terbukti memberikan dampak signifikan buat ekonomi nasional. Kucuran dana itu dipercaya jadi modal pemerintah dalam menerapkan program bahan bakar solar B50 berbasis minyak kelapa sawit.
Apalagi, program B50 ini membuat pemerintah bisa menghemat devisa negara sebesar Rp722,9 triliun. Penghematan itu berasal dari penurunan volume impor solar.
