Belanja (pexels.com/@gustavo-frin)
Denny menyebut kinerja penjualan eceran diperkirakan tetap tumbuh di beberapa kota dalam cakupan survei. Secara tahunan, beberapa kota yang tercatat tumbuh yaitu
Surabaya dengan indeks sebesar 525,2, tumbuh sebesar 13,6 persen (yoy); Semarang (termasuk Purwokerto) dengan indeks sebesar 113,7, tumbuh 8,7 persen (yoy)
Banjarmasin dengan indeks sebesar 121,2, tumbuh 8,2 persen(yoy)
Denpasar dengan indeks sebesar 123,8 tumbuh 5,1 persen (yoy).
Selanjutnya, secara bulanan, peningkatan IPR utamanya didorong oleh kinerja penjualan pada sebagian besar kota cakupan, khususnya Manado (14,4 persen, mtm); Jakarta (5,3 persen, mtm); Bandung (12,5 persen, mtm), dan Surabaya (8,4 persen, mtm).
Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu Mei 2026, diperkirakan meningkat, sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu Agustus 2026, diperkirakan relatif stabil. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Mei 2026 sebesar 157,4, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH April 2026 sebesar 153,9, seiring kenaikan harga bahan baku. Sementara itu, IEH Agustus 2026 diprakirakan sebesar 157,2, relatif stabil dibandingkan dengan IEH pada Juli 2026 sebesar 157,1.