Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Teddy Sebut Era Prabowo Ada Fenomena Inflasi Pengamat, Apa Itu?

Teddy Sebut Era Prabowo Ada Fenomena Inflasi Pengamat, Apa Itu?
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Teddy Indra Wijaya menyebut muncul fenomena 'inflasi pengamat' di era Presiden Prabowo, menyoroti banyaknya komentar dari pihak yang dianggap tidak sesuai bidang keahliannya.
  • Ia menilai sebagian pengamat berusaha membentuk opini publik negatif terhadap pemerintah, namun menegaskan 96 juta warga masih menunjukkan kepercayaan tinggi kepada Presiden Prabowo.
  • Teddy menegaskan perbedaan pendapat boleh saja, tetapi kritik sebaiknya tidak menimbulkan kecemasan publik, sekaligus membantah isu bahwa Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, kini muncul fenomena inflasi. Dia menganggap para pengamat mengomentari suatu kebijakan di luar keahliannya.

"Saya mau jawab juga, sekarang ini ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi banyak sekali pengamat, oke. Ada pengamat beras tapi dia background-nya bukan di situ, ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri, dan pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru," ujar Teddy di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

1. Teddy anggap para pengamat berusaha bentuk opini publik

Teddy Sebut Era Prabowo Ada Fenomena Inflasi Pengamat, Apa Itu?
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Teddy kemudian menganggap, para pengamat yang kerap berkomentar miring itu berusaha membentuk opini publik. Meski demikian, kata dia, 96 juta warga Indonesia masih percaya Presiden Prabowo.

"Coba Anda perhatikan dari sebagian besar pengamat-pengamat itu, adalah pengamat-pengamat yang sejak dulu sudah berusaha memengaruhi warga, membentuk opini publik, bahkan sejak Pak Prabowo belum menjadi Presiden," kata dia.

"Jadi pengamat-pengamat itu sudah memengaruhi warga. Tapi faktanya apa? Faktanya lebih dari 96 juta warga lebih percaya Pak Prabowo, tidak percaya mereka. Nah, itu adalah bukti nyata kepercayaan publik, bukan suatu asumsi ya," sambungnnya.

2. Berbeda pandangan boleh saja

Teddy Sebut Era Prabowo Ada Fenomena Inflasi Pengamat, Apa Itu?
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Lebih lanjut, Teddy mengatakan, berbeda pandangan boleh saja. Tapi dia meminta kritik yang disampaikan tidak memberikan pernyataan yang membuat kecemasan.

"Jadi, saya kira boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini ya. Semuanya stabil, semuanya terkendali, dan ya, mari kita sama-sama untuk mencapai yang terbaik ke depan," kata dia.

3. Teddy bantah Indonesia akan chaos dalam waktu dekat

Teddy Sebut Era Prabowo Ada Fenomena Inflasi Pengamat, Apa Itu?
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Teddy kemudian membantah isu Indonesia bakal chaos dalam waktu dekat. Menurutnya, Indonesia dalam keadaan baik.

"Saya mau luruskan beberapa isu, tadi ada pertanyaan, jadi beberapa waktu lalu sempat ada isu yang menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan chaos. Itu adalah narasi yang keliru, tidak ada itu, chaos-chaos, yang ada adalah semuanya terkendali," ujar dia.

Meski demikian, Teddy enggan menyebutkan siapa pihak yang menyampaikan isu Indonesia akan chaos dalam waktu dekat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More