GoApotik Perkuat Transformasi Digital di Sektor Kesehatan

- GoApotik hadir sebagai solusi bagi apotek yang menghadapi tantangan dalam memperluas pasar dengan memanfaatkan pemasaran berbasis digital.
- Pencapaian GoApotik sejalan dengan komitmen PT Medela Potentia Tbk dalam mendorong transformasi digital di sektor kesehatan untuk menciptakan ekosistem kesehatan Indonesia yang lebih inklusif.
- PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatat laba bersih sebesar Rp294 miliar, naik 16,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh pertumbuhan pendapatan perseroan.
Jakarta, IDN Times – GoApotik terus memanfaatkan teknologi untuk memperkuat pemasaran dan distribusi produk kesehatan di Indonesia. Platform digital kesehatan yang dimiliki oleh PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), anak perusahaan PT Medela Potentia Tbk (MDLA), ini baru saja meraih penghargaan Indonesia Digital Marketing Champions 2025 dengan predikat Excellent pada ajang SWA Business Digest Champion Awarding.
Direktur PT KITA, Ruth Retno Dewi, menyatakan GoApotik telah berhasil menjangkau lebih dari 483 kota di Indonesia dan terus berinovasi dalam memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat terhadap produk kesehatan, mulai dari obat-obatan hingga suplemen herbal.
"Kami fokus pada digitalisasi untuk membantu apotek, khususnya apotek UMKM, memperluas jangkauan distribusi mereka," ujar Ruth.
1. Solusi bagi apotek yang menghadapi tantangan dalam memperluas pasar

Ia menjelaskan GoApotik hadir sebagai solusi bagi apotek yang menghadapi tantangan dalam memperluas pasar, terutama di daerah-daerah yang belum terjangkau secara optimal. Dengan memanfaatkan pemasaran berbasis digital.
Selain itu, GoApotik membantu apotek meningkatkan efisiensi penjualan dan memperluas jangkauan konsumen. Teknologi yang digunakan GoApotik juga mendukung pengiriman produk kesehatan ke seluruh penjuru Indonesia.
2. Dorong transformasi digital di sektor kesehatan

Direktur PT Medela Potentia Tbk, Wimala Widjaja, mengatakan pencapaian GoApotik sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital di sektor kesehatan.
"Melalui pemanfaatan teknologi, PT Medela Potentia Tbk mendorong terciptanya ekosistem kesehatan Indonesia yang lebih inklusif. Pencapaian GoApotik menjadi bukti komitmen kami dalam mendukung apotek dan pelaku usaha kesehatan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan di seluruh Indonesia," ujar Wimala.
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi GoApotik sebagai platform digital kesehatan yang adaptif dan inovatif. Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen PT Medela Potentia Tbk dalam mendorong transformasi digital sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
3. PT MDLA catatkan laba Rp294 miliar kuartal III

Sebelumnya, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) berhasil mencatatkan kinerja positif di kuartal III 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp294 miliar, naik 16,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji, menjelaskan kenaikan laba dua digit ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan perseroan. Hingga September 2025, pendapatan MDLA tercatat mencapai Rp11,1 triliun, tumbuh 2,8 persen secara tahunan. Sementara itu, laba kotor (gross profit) juga mengalami kenaikan 5,6 persen menjadi Rp1,07 triliun.
“Peningkatan margin kotor ini didorong oleh optimalisasi portofolio produk dan kontribusi positif dari berbagai prinsipal strategis,” ujar Krestijanto.











.jpg)




