Kontrak Baru Petrobras-India Bernilai Lebih dari Rp51,9 Triliun

- Petrobras perpanjang kontrak suplai minyak dengan tiga kilang besar India hingga 2027
- Nilai kontrak ekspor Petrobras ke India berpotensi capai lebih dari Rp51,9 triliun
- Petrobras perluas peran di pasar Asia
Jakarta, IDN Times - Perusahaan minyak milik negara Brasil, Petrobras, pada Rabu (28/1/2026) mengumumkan perpanjangan sekaligus perluasan kontrak penjualan minyak mentah dengan kilang milik negara India.
Melalui kesepakatan baru tersebut, Petrobras berpotensi mengekspor hingga 60 juta barel minyak dengan nilai total yang diperkirakan melebihi 3,1 miliar dolar AS (Rp51,9 triliun). Perjanjian ini menandai kelanjutan kemitraan energi strategis antara Brasil dan India dalam memenuhi kebutuhan pasokan bahan bakar global yang terus meningkat.
Table of Content
1. Petrobras perpanjang kontrak suplai minyak dengan tiga kilang besar India hingga 2027
Petrobras memperbarui kontrak penjualan minyak mentah dengan tiga kilang utama India, yakni Indian Oil Corporation Limited (IOC), Bharat Petroleum Corporation Limited (BPCL), dan Hindustan Petroleum Corporation Limited (HPCL).
Kontrak tersebut akan berlaku hingga Maret 2027. Dalam perjanjian baru ini, volume pengiriman untuk IOC mencapai maksimal 24 juta barel selama 12 bulan dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan. Sementara itu, pasokan untuk BPCL dan HPCL masing-masing meningkat signifikan dari 6 juta menjadi 18 juta barel.
“Kontrak-kontrak ini memperkuat kehadiran Petrobras di pasar India dan berkontribusi pada diversifikasi basis pelanggan ekspor minyak mentah kami,” ujar Direktur Logistik, Komersialisasi, dan Pasar Petrobras, Cláudio Schlosser, dikutip dari Business Standard.
2. Nilai kontrak ekspor Petrobras ke India berpotensi capai lebih dari Rp51,9 triliun
Potensi total penjualan minyak mentah dalam kontrak Petrobras dengan tiga kilang utama India mencapai hingga 60 juta barel, dengan nilai yang dapat melampaui 3,1 miliar dolar AS (Rp51,9 triliun) tergantung pada harga pasar dan volume tambahan yang diaktifkan.
Perusahaan minyak nasional Brasil itu menegaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi pasar ekspor, dari pembeli tradisional di kawasan Atlantik menuju pasar Asia yang tengah tumbuh pesat. Schlosser menyatakan, fokus perusahaan saat ini adalah memperkuat kemitraan strategis di berbagai wilayah dunia.
“Fokus Petrobras adalah membangun kemitraan strategis untuk memperluas jangkauan global sambil menghasilkan nilai jangka panjang bagi Brasil,” ujarnya.
3. Petrobras perluas peran di pasar Asia
Kesepakatan antara Petrobras dan tiga kilang utama India ditandatangani selama ajang India Energy Week yang berlangsung di Goa pekan ini. Penandatanganan tersebut dihadiri oleh eksekutif senior Petrobras serta pejabat tinggi pemerintah India, menandai pentingnya diplomasi energi dalam dinamika perdagangan global yang tengah bergeser ke Asia.
India, sebagai salah satu importir minyak terbesar di dunia, membeli sekitar 5 juta barel minyak per hari. Minyak mentah pre-salt asal Brasil dinilai cocok dengan konfigurasi pengolahan di sejumlah kilang India, sehingga menjadi pilihan strategis bagi kedua negara.
Langkah ini sekaligus mendukung strategi Petrobras untuk memperluas eksposur di pasar Asia dan memperdalam hubungan dagang di kawasan yang kini menjadi pusat pertumbuhan permintaan energi dunia di tengah persaingan global yang semakin ketat.











.jpg)




