Harga Emas Antam Drop Rp15 Ribu, Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

- Harga emas Antam turun Rp15 ribu menjadi Rp2,759 juta per gram, sementara harga buyback juga turun Rp13 ribu ke level Rp2,571 juta per gram.
- Penjualan kembali emas ke Antam di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan tiga persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
- Emas dianggap investasi jangka panjang yang stabil dan cocok untuk diversifikasi portofolio, terutama bagi investor konservatif karena risikonya lebih rendah dibanding saham atau properti.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp15 ribu pada Kamis (4/6/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,759 juta per gram.
Berdasarkan data situs logammulia.com harga buyback turun Rp13 ribu dibanderol Rp2,571 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan tiga persen untuk yang tidak memegang NPWP.
1. Rincian harga emas hari ini
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga emas 0,5 gram: Rp1,429,5 juta
Harga emas 1 gram: Rp2,759 juta
Harga emas 2 gram: Rp5,458 juta
Harga emas 3 gram: Rp8,162 juta
Harga emas 5 gram: Rp13,570 juta
Harga emas 10 gram: Rp27,085 juta
Harga emas 25 gram: Rp67,58 juta
Harga emas 50 gram: Rp135,095 juta
Harga emas 100 gram: Rp270,112 juta
Harga emas 250 gram: Rp675,01 juta
Harga emas 500 gram: Rp1,34 miliar
Harga emas 1.000 gram: Rp2,69 miliar.
2. Emas jadi investasi yang cenderung naik untuk jangka panjang
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait ema
3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

















