Pasar kripto kembali ramai setelah sejumlah altcoin mulai mencatat kenaikan yang lebih kuat daripada Bitcoin. Ethereum, XRP, dan Solana termasuk aset yang ikut menguat dalam reli terbaru, sementara XRP bahkan mencatat kenaikan sekitar 46 persen dalam sepekan hingga 24 Agustus 2026. Pergerakan tersebut kembali menarik perhatian investor terhadap peluang munculnya altseason.
Dana mulai Mengalir ke Altcoin, Apakah Ini Awal Altseason?

- Ethereum, XRP, dan Solana menguat dalam reli terbaru, dengan XRP sempat naik sekitar 46 persen dalam sepekan hingga 24 Agustus 2026, menarik perhatian investor ke altcoin.
- Kenaikan beberapa altcoin belum mengonfirmasi altseason karena penguatan belum merata lintas sektor dan dominasi Bitcoin belum turun cukup kuat untuk menunjukkan perpindahan dana luas.
- Bitcoin juga naik sekitar 23 persen dalam sepekan hingga menembus US$77.000; pasar perlu memantau penyebaran reli, volume perdagangan, dan konsistensi altcoin mengungguli Bitcoin.
Dana mulai mengalir ke altcoin dan value-nya mengalami kenaikan, membuat investor melihat kemungkinan adanya perpindahan dana dari Bitcoin ke aset kripto lainnya. Namun, penguatan beberapa aset saja belum cukup untuk menyebut altseason telah dimulai. Kita perlu melihat apakah kenaikan tersebut semakin meluas dan mampu bertahan di berbagai altcoin.
1. Altcoin mulai menunjukkan performa yang baik

ilustrasi grafik dalam market (pexels.com/Burak The Weekender) Dalam reli terbaru, sejumlah altcoin memang berhasil mencatat kenaikan yang cukup besar. Ethereum naik sekitar 26 persen, Solana sekitar 22 persen, sedangkan XRP melonjak sekitar 37 persen dalam sepekan berdasarkan data yang dihimpun hingga 21 Agustus. Kenaikan tersebut membuat beberapa altcoin mulai mencuri perhatian setelah sebelumnya pasar lebih banyak berfokus pada Bitcoin.
Pergerakan ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap aset selain Bitcoin. Meski begitu, sebagian kenaikan masih dipimpin oleh beberapa aset tertentu sehingga belum bisa dianggap sebagai kenaikan menyeluruh di pasar altcoin. Kondisi ini dapat dilihat sebagai tanda awal bahwa minat investor mulai melebar ke aset berisiko lebih tinggi.
2. Kenaikan belum cukup untuk disebut altseason

ilustrasi cryptocurrency (pexels.com/Alesia Kozik) Altseason pada dasarnya adalah periode ketika sebagian besar altcoin mampu mengungguli Bitcoin dalam suatu periode tertentu. Artinya, kita tidak cukup melihat satu atau dua koin naik tajam, tetapi perlu melihat apakah banyak altcoin dari berbagai sektor juga mengalami penguatan. Semakin luas kenaikan tersebut, semakin kuat pula indikasi bahwa pasar sedang memasuki fase altseason.
Kondisi terbaru masih menunjukkan pola yang belum sepenuhnya merata. Bahkan ketika beberapa altcoin mengalami reli besar, dominasi Bitcoin belum menunjukkan penurunan yang cukup kuat untuk mengonfirmasi perpindahan dana secara luas. Analisis pasar pada 21 Agustus juga menilai kenaikan tersebut belum menunjukkan ciri altseason.
3. Bitcoin masih memegang peran besar di pasar

ilustrasi uang dan bitcoin (pexels.com/Kaboompics) Bitcoin tetap menjadi aset terbesar di pasar kripto, sehingga pergerakannya sangat memengaruhi altcoin. Dalam reli terbaru, Bitcoin sendiri melonjak sekitar 23 persen dalam sepekan dan sempat menembus US$77.000, menunjukkan bahwa kenaikan pasar tidak hanya didorong oleh altcoin. Penguatan Bitcoin yang masih cukup dominan juga menjadi salah satu alasan mengapa reli saat ini belum bisa langsung disebut sebagai altseason.
Situasi seperti ini perlu dibedakan dari altseason yang biasanya terjadi ketika Bitcoin mulai bergerak lebih stabil dan dana investor menyebar ke aset lain. Jika Bitcoin masih menjadi sumber utama kenaikan pasar, altcoin yang ikut naik belum tentu menunjukkan adanya perpindahan dana secara besar-besaran. Karena itu, kita perlu melihat hubungan antara kinerja Bitcoin dan altcoin dalam beberapa pekan berikutnya.
4. Perhatikan apakah reli mulai menyebar

ilustrasi market cryptocurrency (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Salah satu tanda yang lebih meyakinkan adalah ketika kenaikan tidak hanya terjadi pada Ethereum, XRP, atau Solana, tetapi mulai merambah berbagai kelompok altcoin. Kita bisa melihat apakah token dari sektor seperti DeFi, meme coin, infrastruktur blockchain, dan proyek lainnya mulai bergerak bersamaan. Volume perdagangan juga penting karena kenaikan aktivitas transaksi yang kuat biasanya menunjukkan minat pasar yang lebih luas.
Data terbaru memang menunjukkan beberapa altcoin lain ikut mencatat kenaikan besar, termasuk Zcash yang melonjak sekitar 48 persen dalam beberapa hari. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa penguatan mulai meluas di luar aset kripto berkapitalisasi besar. Namun, adanya beberapa kenaikan besar tetap belum cukup untuk membuktikan bahwa seluruh pasar sudah memasuki altseason.
Memang benar dana mulai mengalir ke altcoin, tetapi belum ada bukti kuat bahwa seluruh pasar telah memasuki altseason. Kenaikan Ethereum, XRP, Solana, dan beberapa aset lainnya menjadi sinyal positif, tetapi penyebaran reli masih perlu diperhatikan. Jika semakin banyak altcoin mampu mengungguli Bitcoin secara konsisten, peluang terbentuknya altseason akan semakin besar.



















