Jakarta, IDN Times - Harga emas dunia diprediksi bakal mengalami kenaikan. Senior Equity Analyst PT Jasa Utama Capital Sekuritas, Samuel Glenn Tanuwidjaja, memproyeksikan harga emas bakal bergerak pada rentang 1.940-1.980 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ounces.
Proyeksi tersebut berdasarkan perhitungan efek negatif dari kenaikan harga minyak yang berkelanjutan. Atas kenaikan harga emas dunia tersebut, Samuel menyebutkan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias Antam bakal tetap prospektif buat investor.
"Berdasarkan performa earnings yang masih di atas rata-rata dan harga emas cenderung stabil dengan estimasi EPS FY23 di angka Rp174 per saham dan PE Ratio 11,2 kali, maka rekomendasi BUY untuk ANTM dengan target price Rp1.920 per saham," tutur Samuel dalam keterangannya, dikutip Senin (25/9/2023).
Sekadar informasi, harga emas global saat ini sudah naik 1,6 persen dalam sebulan dan mendekati level resisten 1.944 dolar per ounce.
