Jakarta, IDN Times - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat kenaikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi setelah harga BBM nonsubsidi naik. Kenaikan terlihat pada Pertalite maupun solar subsidi.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyebut salah satu faktor pendorongnya adalah pelebaran disparitas harga antara BBM nonsubsidi dan BBM yang mendapat subsidi atau kompensasi pemerintah. Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM subsidi.
"Disparitas harganya ini masih cukup lebar, cukup tinggi dan masyarakat banyak melakukan shifting penggunaannya kepada BBM subsidi dan kompensasi negara," kata dia dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8/2026).
