Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (16/10/2026), di tengah kekhawatiran investor menyusul usulan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai level 5.700 menjadi area yang perlu dicermati. Jika tekanan jual semakin besar, IHSG berisiko melanjutkan koreksi menuju level 5.500.
"Persoalan ini bukan lagi sekadar koreksi teknikal, melainkan krisis kepercayaan terhadap tata kelola pasar modal Indonesia," kata Hendra, Jumat (16/10/2026).
