- 2026 ditargetkan 315,31 miliar dolar AS atau tumbuh 7,09 persen
- 2027 mencapai 340,20 miliar dolar AS atau tumbuh 7,89 persen 2028 mencapai 370,04 miliar dolar AS atau tumbuh 8,77 persen
- 2029 ditargetkan 405,69 miliar dolar AS atau tumbuh 9,64 persen
Kemendag Bidik Ekspor Nasional Tumbuh 7 Persen, Ini Strateginya

- Menteri Perdagangan menargetkan ekspor nasional tumbuh 7,1 persen atau mencapai 294,45 miliar dolar AS
- Kemendag memetakan target ekspor hingga 2029 dengan pertumbuhan yang dinamis
- Target ekspor UMKM ditetapkan tumbuh 9,63 persen atau 19,33 miliar dolar AS dengan strategi perdagangan yang meliputi pengamanan pasar dalam negeri dan perluasan pasar ekspor
Jakarta, IDN Times - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menargetkan ekspor nasional akan tumbuh 7,1 persen atau mencapai 294,45 miliar dolar AS.
"Kami telah melakukan perhitungan target ekspor yang akan dicapai periode 2025-2029. Dengan memperhitungkan PDB dunia, PDB Indonesia, nilai tukar, harga komoditas dunia, ekspor nasional ditargetkan tumbuh 7,1 persen di 2025 atau senilai dolar AS 294,45 miliar," kata dia dalam konferensi pers, di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025).
1. Target ekspor hingga 2029

Lebih rinci, Kemendag juga telah memetakan target ekspor sampai 2029, rinciannya:
"Angka tersebut masih sangat dinamis mengingat RPJMN Kemendag masih dalam proses pembahasan, dan ini kita masih berdasarkan data IMF, World Bank 2024," jelasnya.
2. Target ekspor untuk UMKM

Sementara target ekspor untuk UMKM ditargetkan akan tumbuh 9,63 persen atau 19,33 miliar dolar AS. Kemudian target jangka panjang pada 2029 ekspor UMKM mencapai 35,29 miliar dolar AS atau tumbuh 21,57 persen
"Di 33 negara akreditasi perwakilan perdagangan ekspor 2025 ditargetkan sebesar 225,69 miliar dolar AS atau 7,25 persen. Target ekspor UMKM di 33 negara akreditasi 2025 sebesar 18,84 miliar dolar AS atau meningkat 12,54 persen," tegasnya.
3. Kemendag punya 3 strategi genjot kinerja perdagangan

Adapun Kemendag memiliki tiga pilar utama dalam strategi perdagangan, yakni pengamanan pasar dalam negeri, kemudian perluasan pasar ekspor, dan peningkatan UMKM bisa ekspor.
" Melalui kebijakan ini, diharapkan Indonesia dapat mempertahankan stabilitas ekonomi domestik sekaligus memperkuat posisi di pasar internasional, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegasnya.
![[QUIZ] Cari Tahu Ide Bisnis yang Cocok dari Shio Kamu](https://image.idntimes.com/post/20240328/10817217-19406371-d1bc7980c62d880a91283408a334e32a.jpg)
















