Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kontroversi Guru Cicip MBG, Bos BGN Beri Klarifikasi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudayono. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Kepala BGN Sudaryono menjelaskan menu Makan Bergizi Gratis telah dicicipi kepala SPPG, ahli gizi, dan asisten sebelum dikirim ke sekolah.

  • Di sekolah, pencicipan dilakukan PIC sekolah, bukan seluruh guru, sebelum ompreng dibagikan kepada siswa dan guru.

  • Guru menerima menu sama seperti siswa dan makan bersama di kelas untuk mendukung pendidikan gizi, kebiasaan cuci tangan, berdoa, antre, serta karakter.

  • Kepala BGN Sudaryono menjelaskan menu MBG sudah dicicipi kepala SPPG, ahli gizi, dan asisten sebelum dikirim ke sekolah.

  • Di sekolah, PIC sekolah mencicipi MBG sebelum makanan dibagikan kepada seluruh siswa dan guru; tidak semua guru bertugas sebagai PIC.

  • Guru menerima dan makan menu MBG bersama siswa sebagai bagian edukasi gizi serta pembiasaan cuci tangan, berdoa, antre, dan pendidikan karakter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menjawab kontroversi instruksi guru mencicipi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan ke murid atau siswa.

Sudaryono mengatakan, tak hanya guru yang mencicipi MBG. Sebelum dikirim ke sekolah, MBG dicicipi terlebih dahulu oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan ahli gizi.

“Sebelum ini, kepala dapurnya nyicipi, pengawas gizi nyicipi, kemudian aslatnya nyicipi,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

1. Guru bukan satu-satunya pihak yang mencicipi MBG di sekolah

SPPG UNISA Yogyakarta. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Setibanya di sekolah, MBG akan dicicipi oleh PIC sekolah. Dia menjelaskan, tak semua guru menjadi PIC sekolah tersebut.

"PIC sekolah itu mencicipi, baru kemudian dibagi ompreng makanannya itu ke semua siswa termasuk guru itu dapat," tutur Sudaryono.

2. Guru juga dibagikan MBG

Ibu-ibu petugas SPPG Semarang Timur menyiapkan masakan untuk pelaksanaan MBG. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sudaryono mengatakan, guru ikut mencicipi MBG karena turut dibagikan oleh SPPG.

"Guru mendapatkan menu itu fungsinya sebagai pendidikan gizi. Kok diminta menyicipi? Karena gurunya ikut makan di kelas itu bareng-bareng dengan siswanya. Jadi, guru ini dapat menu sama seperti siswanya," kata Sudaryono.

3. Beri edukasi kepada siswa

Kondisi SPPG Kupang Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/10/2025). (IDN Times/IDN Times Dini Suciatiningrum)

Dengan memberikan MBG kepada guru, dan guru ikut makan bersama, maka menurutnya akan memberikan edukasi penting kepada siswa.

“Tujannya adalah edukasi. Jadi cuci tangan, berdoa, alhamdulillah, antre. Jadi ada pendidikan karakter,” ucap Sudaryono.

Curated For You

Editorial Team

Related Article