Menhub: Sebagian Soekarno-Hatta II Dibangun di Atas Laut

Tangerang, IDN Times - Pemerintah tengah menyiapkan konsep pembangunan Bandara Soekarno-Hatta jilid II. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, kemungkinan bandara tersebut dibangun di wilayah sekitar 10-15 kilometer dari bandara saat ini.
"Lokasinya di utara dari Soekarno-Hatta, sebagian dibangun di atas laut, sebagian tidak," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, seperti dikutip dari situs Antara, Sabtu (11/8).
1. Lokasi tidak boleh terlalu jauh dari Soekarno-Hatta I

Usai memberi sambutan pada seminar yang bertajuk Airport of the Future: Smart Connected Airport in Disruptive Era di Tangerang, Budi menjelaskan bahwa Bandara Soekarno-Hatta II harus terkoneksi dengan angkutan massal yang dimungkinkan terhubung dengan kereta. Oleh karena itu, kata dia, lokasi Soekarno-Hatta I dan II tidak boleh terlalu jauh.
Awaluddin menjelaskan terdapat kemungkinan adanya reklamasi karena salah satu rencangannya adalah dibangun di atas laut. "Kalau di atas laut harus reklamasi, di darat tidak atau kombinasi di laut dan di darat," katanya.
2. Nilai proyek Bandara Soekarno-Hatta II capai Rp100 triliun

Untuk kebutuhan investasi, Budi menyebutkan mencapai Rp100 triliun dengan jangka waktu proses pembangunan dua tahun. Dia menambahkan pihaknya juga membuka peluang kerja sama baik dengan swasta nasional maupun swasta nasional terkait pendanaan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkap, proyek Bandara Soekarno-Hatta membutuhkan luas lahan paling tidak 2.000 hektare.
3. Ada tiga lokasi alternatif

Dalam kesempatan sama, Awaluddin menyebutkan terdapat tiga lokasi yang sudah tercantum dalam prastudi kelaikan. "Ada beberapa alternatif, rata-rata di sebelah utara tapi titiknya berbeda-beda," katanya.
Menurut dia, pertimbangan lokasi tersebut antara lain karena faktor teknis, ruang udara, lingkungan dan akses mudah, serta harus terkoneksi dengan Bandara Soekarno-Hatta I.


















