Jakarta, IDN Times – Presiden Rusia Vladimir Putin menerbitkan dekrit pada Kamis (17/9/2026) yang menempatkan aset sejumlah perusahaan asing di bawah kendali sementara L.E.V. Management, entitas lokal Rusia. Kebijakan itu mencakup produsen makanan asal Swis, Nestlé, serta tiga perusahaan Prancis, yakni peritel Auchan, rantai perkakas Lemana Pro yang sebelumnya bernama Leroy Merlin, dan kelompok logistik FM Logistic.
Pemerintah Rusia menyebut langkah tersebut sebagai respons terhadap tindakan permusuhan dari negara-negara yang dianggap tak bersahabat. Kebijakan itu mendapat kecaman dari pihak terkait dan pemerintah negara asal perusahaan, sementara juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengategorikan Nestlé dan Auchan sebagai pihak musuh. Peskov menyebut perusahaan Eropa dari negara-negara yang dianggap tak bersahabat terlibat dalam tindakan permusuhan terhadap Rusia.
“Perusahaan-perusahaan Eropa dari negara-negara tidak bersahabat… saat ini secara aktif terlibat dalam permusuhan terhadap kami,” ujar Peskov, dikutip CNN International.
