Jakarta, IDN Times - Orang terkaya di Afrika, Aliko Dangote memperingatkan bahwa blokade Selat Hormuz akan mengganggu sektor penerbangan dan pertanian di Afrika. Sebab, kenaikan harga minyak tidak dapat dihindarkan.
“Mayoritas dari maskapai penerbangan di Benua Afrika tidak akan bertahan imbas kenaikan harga minyak. Harga harian yang mencapai 10 dolar AS per barel (Rp171,400) sangat tidak diprediksi,” tuturnya, dikutip dari Business Insider Africa, Sabtu (18/4/2026).
Beberapa bulan terakhir, sudah terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Afrika. Bahkan sejumlah negara di Afrika sudah menetapkan darurat energi imbas kelangkaan BBM.
