Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Dony Oskaria, Bos Danantara yang Jadi Kepala BP BUMN

Profil Dony Oskaria, Bos Danantara yang Jadi Kepala BP BUMN
COO BPI Danantara, Dony Oskaria (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya Sih

  • Dony Oskaria, COO Danantara, ditunjuk sebagai Kepala BP BUMN.

  • Dony adalah COO Danantara sejak 2024, dan sempat menjabat Wamen BUMN, juga co-founder RANS Entertainment.

  • Sebelumnya, Dony menjabat Dirut InJourney dan Komisaris Garuda Indonesia, serta memiliki pengalaman di sektor perbankan dan bisnis CT Corp.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nama Dony Oskaria kini identik dengan BUMN dan transformasi bisnis nasional. Pria yang menjabat Chief Operating Officer (COO) Danantara sejak awal 2025 itu juga kemudian dilantik sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sejak dilantik pada Oktober 2025.

Namun, jauh sebelum berada di lingkaran pengambil kebijakan, ia adalah profesional yang membangun kariernya dari bawah. Dengan pengalaman yang membentang dari sektor perbankan, media, penerbangan, hingga pariwisata, Dony dikenal sebagai sosok yang terbiasa menghadapi tantangan perubahan dan mengelola bisnis dalam berbagai fase pertumbuhan.

Konsistensi dan kemampuannya memimpin organisasi akhirnya membawanya menduduki sejumlah jabatan strategis, baik di perusahaan swasta maupun BUMN. Kiprahnya yang terus berkembang membuat Dony menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam upaya memperkuat daya saing BUMN dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berikut profil dan perjalanan karier Dony Oskaria.

1. Latar belakang Dony

Dony Oskaria berdarah minang
Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dony adalah pria kelahiran 26 September 1969. Dia lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar). Dia meraih gelar Sarjana Ilmu Akuntansi dari Universitas Andalas, Padang. Kemudian, Dony melanjutkan studinya di Universitas Padjajaran yaitu bidang Hubungan Internasional. Lalu, Dony mengambil program Master of Business Administration (MBA) di The Asian Institute of Management, Filipina.

Ternyata, Dony Oskaria juga merupakan paman dari Nagita Slavina. Dony merupakan salah satu pendiri alias co-founder dari perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita, yakni RANS Entertainment. Dony menjadi Co-Founder RANS Entertainment bersama dengan Kaesang Pangarep, anak bungsu dari Presiden Joko “Jokowi” Widodo.

2. Sempat jabat Wamen BUMN, COO Danantara, hingga Kepala BP BUMN

Dony Oskaria sempat jabat Wamen BUMN sekaligus COO Danantara
Menteri BUMN, Erick Thohir bersama ketiga Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria (paling kiri), Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri), dan Aminuddin Ma’ruf (paling kanan). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Pada 20 Oktober 2024, Dony dilantik menjadi Wamen BUMN berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia 73/M Tahun 2024 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029. Dia menjabat Wamen BUMN bersama Kartika Wirjoatmodjo dan Aminudin Ma'ruf. Kemudian, pada 24 Februari 2025, Dony ditunjuk menjadi COO Danantara. Dia bertugas dalam mengelola operasional BUMN.

Seiring dengan itu, Dony juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Danantara Asset Management (DAM). DAM dibentuk untuk mengelola anak perusahaan di bidang jasa minyak dan gas bumi, pertambangan, penyediaan tenaga listrik penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, perbankan, penyediaan produk biologi dan farmasi, perkebunan, pariwisata dan pendukung, keuangan dan investasi, industri pangan, pertanian, perikanan, perdagangan, perpupukan, kepelabuhanan, pengangkutan, industri pertahanan, dan jasa survei.

Entitas itu juga dibentuk untuk melakukan optimalisasi pemanfaatan sumber dayanya berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam konferensi pers dukungan Danantara untuk grup Garuda Indonesia pada 24 Juni 2025, Dony membeberkan tugas dari DAM.

Selain bertugas melakukan pengelolaan BUMN, Danantara juga melakukan perbaikan terhadap kinerja BUMN, terutama BUMN yang mengalami masalah keuangan, seperti Garuda Indonesia. "Bagian daripada pengelolaan itu di antaranya adalah melakukan perbaikan terhadap BUMN-BUMN yang ada," kata dia di Jakarta.

Dony kemudian dilantik menjadi Kepala BP BUMN pada pada 8 Oktober 2025. Pengangkatannya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 109P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara.

Sebelumnya, Dony sempat ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN pada September 2025. Dony menggantikan posisi Erick Thohir, yang mendapatkan amanah baru sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Penunjukkan itu tertuang dalam Surat Menteri Sekretariat Negara nomor B-20/M/S/AN.00.03/09/2025.

3. Sudah berlalu-lalang di perusahaan pelat merah

Dony Oskaria Sudah berlalu-lalang di perusahaan pelat merah
Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Dony Oskaria. (dok. InJourney)

Dony Oskaria bukanlah sosok asing di BUMN. Dia telah ditunjuk menjadi Dirut InJourney, Holding BUMN aviasi dan pariwisata sejak 4 Oktober 2021. Sebelum InJourney, dia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia untuk periode 2014-2019.

Donny pernah menjadi Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia pada 2020. Dia juga pernah menjabat sebagai Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Sebelum berkiprah di BUMN, Dony memulai perjalanan kariernya di sektor perbankan pada 1995, yakni di sektor perbankan. Dia pernah bekerja di PT Bank Mega Tbk. Dony juga pernah berkarier di beberapa bisnis CT Corp, yakni sebagai CEO Trans Studio Makassar, CEO Trans Studio Bandung, dan CEO IBIS Bandung Trans Studio.

4. Dony akan jadi speaker di Indonesia Summit 2026

Dony Oskaria menjadi salah satu pembicara dalam sesi "WHERE CAN NEW GROWTH COME FROM?" di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Rabu, 17 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.

Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di www.indonesiasummit.com. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
Fahreza Murnanda
3+
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More