Jakarta, IDN Times - Pemerintah akan membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terhadap masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 9 dan 10. Hal itu diumumkan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa usai bertemu dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia kemarin, Selasa (11/8/2026).
Desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, dimulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera. Dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), desil 9 adalah gambaran masyarakat dengan tingkat kesejahteraan sangat tinggi relatif, dan desil 10 adalah masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi relatif.
Menurut Peneliti Departemen Ekonomi Centre of Strategic and International Studies (CSIS), Ardhi Wardhana, pembatasan Pertalite menggunakan kriteria desil hanya akan berdampak minim dalam mengatasi kebocoran penyaluran subsidi BBM. Ardhi mengatakan, berdasarkan data 2024, masyarakat desil 9 dan 10 hanya menggunakan Pertalite kurang dari 20 persen, dilihat dari persentase alokasi secara menyeluruh.
“Kalo yang dibatasi hanya desil 9-10 ,saya yakin ya cuma kurang dari 20 persen penggunaan Pertalite yang berkurang, tapi belum tentu menyelesaikan masalah tidak tepat sasaran,” kata Ardhi saat dihubungi IDN Times, Rabu (12/8/2026).
