Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemulihan Cepat Banjir Sumatra: Hexindo Hadir dengan Alat Berat

03.02.2026 - Foto (1) Siaran Pers - Hexindo Dukung Pemulihan Pasca Banjir di Sumatra.jpeg
PT Hexindo Adiperkasa Tbk (Hexindo) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di Sumatera . (Dok/Istimewa).
Intinya sih...
  • Hexindo memberikan bantuan alat berat untuk pemulihan banjir di Sumatra, menekankan pentingnya aksesibilitas dalam proses pemulihan.
  • Aceh mencatat deflasi 0,15 persen pada Januari 2026 setelah mengalami inflasi sebesar 3,60 persen pada Desember 2025.
  • Di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, terjadi deflasi dengan beberapa komoditas penyumbang deflasi terbesar di masing-masing provinsi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (Hexindo) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di Sumatra dengan menggabungkan bantuan kemanusiaan dan keahlian perusahaan di industri alat berat.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, Hexindo menyerahkan sejumlah unit ekskavator ZX210F-5G ke beberapa wilayah terdampak. Salah satunya, alat berat diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara untuk membantu perbaikan infrastruktur di Desa Sawang, Dusun Lhok Pungki, Gampong Gunci, dan wilayah lain yang rusak akibat banjir.

1. Aksesibilitas merupakan kunci di masa pemulihan.

Screenshot_20251112_213239_Gallery.jpg
Hexindo Genjot Penjualan Foton di Indonesia. (Dok/Istimewa).

Presiden Direktur Hexindo, Bapak Dwi Swasono, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kolaborasi perusahaan dan karyawan untuk memberikan solusi yang tepat guna.

“Selain dukungan dana, aksesibilitas merupakan kunci di masa pemulihan. Dengan mengerahkan alat berat, kami berharap dapat membantu masyarakat dan pemerintah agar proses normalisasi infrastruktur dan aktivitas ekonomi dapat pulih lebih cepat,” ujarnya.

Hexindo menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai pemimpin industri alat berat, tetapi juga sebagai mitra yang sigap mendukung pemerintah serta keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

2. Aceh catatkan deflasi 0,15 persen per Januari

ilustrasi deflasi (freepik.com/starline)
ilustrasi deflasi (freepik.com/starline)

Secara lebih rinci, Aceh mencatat deflasi sebesar 0,15 persen pada Januari 2026, setelah mengalami inflasi sebesar 3,60 persen pada Desember 2025.

"Penurunan harga terutama disebabkan oleh telur ayam ras sebesar 0,26 persen, diikuti cabai merah 0,23 persen, beras 0,18 persen, bahan bakar rumah tangga 0,13 persen, dan minyak goreng 0,13 persen," ujarnya.

3. Rincian deflasi di Sumatra Utara dan Sumatra Barat

Ilustrasi Deflasi (IDN Times)
Ilustrasi Deflasi (IDN Times)

Di Sumatra Utara, inflasi Desember 2025 sebesar 1,66 persen berbalik menjadi deflasi 0,75 persen pada Januari 2026. Beberapa komoditas penyumbang deflasi terbesar di provinsi ini antara lain:

  • Cabai merah: 0,49 persen
  • Cabai rawit: 0,14 persen
  • Kelapa: 0,11 persen
  • Bawang merah: 0,09 persen
  • Bayam: 0,06 persen

Sementara itu, di Sumatra Barat, komoditas yang paling dominan menyumbang deflasi adalah:

  • Cabai merah: 1,16 persen
  • Tarif air minum PAM: 0,12 persen
  • Bawang merah: 0,08 persen
  • Tarif angkutan antarkota: 0,05 persen
  • Cabai hijau: 0,05 persen

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Orang Terkaya Afrika Gandeng BUMN Nigeria untuk Genjot Pasokan Gas

04 Feb 2026, 00:10 WIBBusiness