Jakarta, IDN Times - Indonesia bisa belajar dari Amerika Serikat (AS) dalam mengembangkan migas nonkonvensional (MNK) untuk meningkatkan produksi minyak. Pengembangan MNK di AS ikut membuat negara tersebut menjadi salah satu produsen minyak besar dunia.
Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menilai, itu juga bisa terjadi di Indonesia. Menurutnya, pengembangan MNK oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Blok Rokan berpotensi menjadi game changer bagi produksi minyak nasional.
“Game changer-nya migas itu MNK. Hal ini seperti di AS, di mana MNK menjadi pembeda karena potensinya cukup besar, sehingga membuat AS tergolong menjadi produsen minyak yang besar di dunia setelah mengembangkan MNK tersebut di tahun 2.000-an,” kata Komaidi pada Senin (21/9/2026).
