Lion Parcel Buka Kantor Internasional Pertama di Malaysia

- Lion Parcel membuka kantor internasional pertamanya di Subang Jaya, Malaysia, sebagai langkah awal ekspansi untuk memperkuat konektivitas logistik dengan Indonesia dan pasar global.
- Malaysia dipilih karena berperan sebagai hub regional, didukung konektivitas Batik Air Malaysia serta fasilitas Cargo Terminal Operator untuk mempercepat dan mengamankan pengiriman.
- Lion Parcel Malaysia melayani pengiriman B2B dan ritel internasional melalui jaringan Lion Group, yang menjangkau lebih dari 60 destinasi di 20 negara.
Jakarta, IDN Times - Lion Parcel mulai memperluas bisnis ke pasar internasional dengan membuka kantor internasional pertamanya di Subang Jaya, Malaysia. Ekspansi ini menjadi langkah awal Lion Parcel untuk memperkuat konektivitas logistik antara Malaysia, Indonesia, dan pasar internasional lainnya.
Chief Executive Officer Lion Parcel Farian Kirana mengatakan, Malaysia dipilih sebagai pasar pertama karena memiliki posisi strategis sebagai hub regional.
"Malaysia merupakan langkah awal yang penting dalam perjalanan internasional Lion Parcel. Kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan ekosistem Lion Group, khususnya konektivitas udara Batik Air Malaysia," ujar Farian.
1. Konektivitas dimanfaatkan mitra bisnis Lion Parcel untuk mengakses jaringan internasional

(Dok. Lion Parcel) Menurut dia, konektivitas tersebut dapat dimanfaatkan mitra bisnis Lion Parcel untuk mengakses jaringan internasional yang lebih luas. Selain itu, keberadaan Cargo Terminal Operator (CTO) milik Batik Air Malaysia dinilai dapat mendukung efisiensi operasional pengiriman.
"Hal ini dapat dimanfaatkan oleh partner bisnis Lion Parcel untuk mengakses jaringan internasional yang lebih luas. Infrastruktur kargo yang didukung CTO juga mendukung proses operasional yang lebih efisien sehingga pengiriman paket bisa lebih cepat dan aman," katanya.
1. Ada peluang untuk menghubungkan layanan logistik dengan jaringan kargo udara yang lebih luas

Lion Parcel Buka Kantor Internasional Pertama di Malaysia. (Dok/Istimewa). Sementara itu, Country Head Lion Parcel Malaysia Alvin Williams menambahkan, Malaysia tidak hanya menjadi pasar penting bagi perusahaan, tetapi juga lokasi strategis untuk mengembangkan konektivitas logistik regional. Menurut Alvin, Kuala Lumpur International Airport (KLIA) terus memperkuat posisinya sebagai hub regional untuk kargo udara dan transshipment.
"Kondisi ini menciptakan peluang untuk menghubungkan layanan logistik dengan jaringan kargo udara yang lebih luas serta mendukung pergerakan barang antara Malaysia, Indonesia, dan pasar internasional lainnya," ujar Alvin.
Saat ini, Lion Parcel Malaysia menyediakan layanan pengiriman bagi pelanggan business-to-business (B2B) maupun ritel. Layanan tersebut mencakup pengiriman internasional ke berbagai destinasi yang terhubung melalui jaringan penerbangan Lion Group.
3. Didukung Ekosistem Lion Group

Aplikasi Lion Parcel (dok. Lion Parcel) Dalam ekspansi tersebut, Lion Parcel memanfaatkan ekosistem Lion Group, termasuk konektivitas udara melalui Batik Air Malaysia yang melayani lebih dari 60 destinasi di 20 negara.
"Jaringan tersebut mencakup sejumlah pasar di Asia Tenggara, China, India, Australia, dan destinasi regional lainnya," jelasnya.
Selain jaringan penerbangan, Lion Parcel juga didukung fasilitas CTO yang dioperasikan Batik Air Malaysia di KLIA Cargo Village, Selangor.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari infrastruktur pendukung pengiriman melalui jalur udara, termasuk untuk pengiriman lintas negara. Farian mengatakan, kehadiran di Malaysia menjadi awal dari ekspansi internasional Lion Parcel.
"Perusahaan selanjutnya akan mengeksplorasi peluang untuk memperluas konektivitas dan layanan logistik ke pasar internasional lainnya," jelasnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















