ilustrasi asuransi travel (pexels.com/Leeloo The First)
Yulius memiliki pengalaman panjang di industri asuransi dan jasa keuangan. Sebelum menduduki posisi Ketua Umum DAI, dia telah meniti karier di sejumlah perusahaan serta organisasi yang bergerak di bidang perasuransian.
"Saya melihat salah satu titik balik penting dalam perjalanan karier saya adalah ketika perspektif saya berubah, dari seorang profesional yang berorientasi pada pencapaian bisnis menjadi seseorang yang merasa memiliki tanggung jawab untuk membangun organisasi, mengembangkan orang lain, dan memberikan kontribusi bagi industri," tuturnya.
Kariernya tercatat dimulai pada 2005 sebagai personal lines marketing manager di American International Underwriter. Setahun kemudian, dia bergabung dengan JLT Asia dan mengembangkan karier selama lebih dari 12 tahun.
Di JLT Asia, Yulius pernah menjabat sebagai financial solution manager pada 2006-2009. Dia menangani akun lembaga keuangan serta produk financial lines. Pada periode berikutnya, dia menjabat associate director dengan tanggung jawab di divisi professional executive, usaha kecil dan menengah, serta affinity.
Kariernya berlanjut sebagai director pada Januari 2015 hingga September 2017. Dalam posisi tersebut, ia memimpin lini financial lines, usaha kecil dan menengah, serta affinity di JLT Indonesia.
Pada September 2017, Yulius dipercaya menjadi marketing director JLT Indonesia. Tanggung jawabnya mencakup pemasaran dan pengembangan bisnis baru hingga Agustus 2018.
Setelah berkarier di JLT Asia, Yulius mendirikan PT Sedana Proteksi Sinergi atau Sedana Reinsurance Broker pada September 2018. Ia menjabat sebagai chief executive officer sekaligus menjadi salah satu pendirinya.
"Membangun SedanaRe sebagai perusahaan pialang reasuransi merupakan bagian penting dari perjalanan tersebut. Saya belajar bahwa membangun perusahaan bukan hanya persoalan modal dan strategi, tetapi juga membangun kepercayaan, membentuk tim yang kuat, dan menciptakan nilai bagi para mitra bisnis," ujar dia.
Selain menjalankan perusahaan, Yulius aktif di berbagai organisasi dan lembaga yang berkaitan dengan industri asuransi.
Pada Oktober 2022, ia menjabat sebagai ketua Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO). Pada Desember 2022, dia juga menjadi anggota dewan penasihat The Association of Indonesian Qualified Insurance and Reinsurance Brokers (APARI).
Pada November 2022, Yulius tercatat sebagai direktur non-eksekutif Lembaga Sertifikasi Profesi Perasuransian Indonesia (LSPPI). Perannya berkaitan dengan penguatan standar profesi, kualitas sertifikasi, dan pengembangan sumber daya manusia di sektor perasuransian.
Pada Juni 2023, dia bergabung sebagai anggota dewan pengawas Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan.
Perjalanan tersebut berlanjut pada Mei 2024, ketika Yulius menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia. Dalam posisi ini, dia menaruh perhatian pada kepercayaan masyarakat, profesionalisme, dan kerja sama di antara pelaku industri asuransi.