Jakarta, IDN Times - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai, ruang penurunan suku bunga acuan BI (BI rate) ke depan semakin terbatas. Hal ini seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Sepanjang 2025, BI rate tercatat mengalami penurunan tiga kali hingga kini berada di level 4,75 persen.
“Mengenai suku bunga, BI Rate kami pertahankan di 4,75 persen. Namun, ke depan ruang penurunannya kemungkinan semakin tertutup dan kami harus menyikapinya dengan menjaga stabilitas,” ujar Perry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
