Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.060 per Dolar AS
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
  • Rupiah ditutup melemah 38 poin atau 0,21 persen ke level Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Pelemahan rupiah dipengaruhi keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di luar ekspektasi pasar, serta sentimen pergerakan pasar saham.
  • Perbaikan sentimen saham berpotensi meredakan tekanan rupiah, sementara investor mencermati laporan dan rumor potensi kesepakatan damai Iran-AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
22 Oktober 2026

Rupiah ditutup melemah 38 poin atau 0,21 persen ke level Rp18.060 per dolar AS pada akhir perdagangan sore.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rupiah ditutup melemah 38 poin atau 0,21 persen ke level Rp18.060 per dolar AS pada akhir perdagangan.
  • Who?
    Rupiah, Bank Indonesia, pengamat pasar uang Lukman Leong, serta investor menjadi pihak yang disebut dalam perkembangan pasar ini.
  • Where?
    Pergerakan nilai tukar rupiah terjadi di pasar valuta asing Indonesia, dengan Jakarta sebagai lokasi pelaporan.
  • When?
    Penutupan perdagangan berlangsung pada Kamis sore, 22 Oktober 2026.
  • Why?
    Pelemahan rupiah dibayangi keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di luar perkiraan pasar, serta sentimen pasar saham.
  • How?
    Berdasarkan data Bloomberg, rupiah bergerak melemah sepanjang hari dan ditutup di Rp18.060 per dolar AS; investor juga mencermati perkembangan potensi kesepakatan damai Iran-AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rupiah turun jadi Rp18.060 untuk satu dolar AS pada Kamis sore. Rupiah turun 38 poin dari hari sebelumnya. Lukman Leong bilang rupiah turun karena Bank Indonesia tidak mengubah bunga acuan. Sekarang orang juga melihat pasar saham dan kabar damai antara Iran dan AS. Kalau kabarnya baik, rupiah bisa lebih kuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski rupiah ditutup melemah, tekanan yang terjadi masih terbatas dibanding sejumlah mata uang Asia lain yang juga bergerak turun. Prospek perbaikan tetap terbuka apabila sentimen pasar saham menguat dan kepercayaan investor terdorong, sementara perkembangan potensi kesepakatan damai Iran-AS dapat menjadi faktor tambahan yang memengaruhi arah pasar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan, Kamis (22/10/2026) sore. Mata uang Garuda ditutup pada level Rp18.060 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tercatat melemah 38 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Rincian pergerakan mata uang di Asia sore ini

Berdasarkan data Bloomberg, hanya sedikit mata uang yang alami pelemahan, rinciannya:

  • Bath Thailand melemah 0,08 persen

  • Rupee India melemah 0,35 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,17 persen

  • Dolar Taiwan melemah 0,12 persen

2. Rupiah melemah seharian karena faktor domestik

Pengamat Pasar Uang, Lukman Leong, mengatakan, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini.

Salah satu faktor yang membayangi pergerakan rupiah adalah keputusan Bank Indonesia (BI) yang di luar perkiraan pasar dengan mempertahankan suku bunga acuan.

"Meski begitu, pergerakan rupiah juga akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar saham," ujar dia.

3. Apabila sentimen pasar saham mereda, tekanan rupiah pun akan membaik

Menurut dia, apabila sentimen di pasar saham kembali membaik, tekanan terhadap rupiah berpeluang mereda. Bahkan, rupiah berpotensi kembali menguat jika sentimen positif tersebut mampu mendorong kepercayaan investor.

Selain itu, investor juga akan mencermati laporan maupun rumor mengenai potensi kesepakatan damai antara Iran dan AS. Perkembangan tersebut dapat memengaruhi sentimen pasar dan turut menentukan arah pergerakan rupiah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article