Dari sisi ekonomi internasional, Ibrahim menuturkan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur AS, yakni indikator kesehatan sektor industri pengolahan mengalami kenaikan pada Juli dari posisi 53,3 menjadi 55,6, sekaligus melampaui perkiraan awal di level 54.
Laporan tersebut mencerminkan adanya permintaan yang berkelanjutan, kejelasan kebijakan tarif, serta hilangnya gangguan pasokan akibat Perang Teluk, yang pada akhirnya mendorong peningkatan permintaan tenaga kerja.
"Fokus pasar hari ini adalah oleh laporan Lowongan Kerja JOLTS yang akan dirilis nanti malam pukul 21.00 WIB, dengan fokus pasar minggu ini adalah Data Ketenagakerjaan Non-Pertanian (NFP) yang akan dirilis pada hari Jumat," tuturnya.