Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan dari faktor eksternal, ketegangan di kawasan Timur Tengah diperkirakan masih akan terus berlangsung antara AS dan Iran. Dia menjelaskan AS mengeklaim pengawasan Selat Hormuz sepenuhnya dikuasai 100 persen oleh mereka.
Sementara itu, pihak Iran menegaskan kewenangan pengawasan jalur pelayaran tersebut dipegang oleh Iran dan Oman. Iran turut menambahkan keinginan untuk mencapai perdamaian mensyaratkan penghapusan seluruh sanksi yang diterapkan AS.
Di sisi lain, Ibrahim menyebutkan inflasi AS, baik secara bulanan maupun tahunan mengalami penurunan sesuai perkiraan pasar. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong Bank Sentral AS (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga dalam pertemuan pada Agustus.
"Kalau seandainya nanti harga minyak kita terus mengalami penurunan, ada kemungkinan besar di bulan September, Bank Sentral Amerika akan menurunkan suku bunga 25 basis poin," ujarnya.