Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sah Jadi Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Lanjutkan Reformasi Pasar Modal
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik (Istimewa)
  • Jeffrey Hendrik resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia periode 2026–2030 setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI.
  • Jeffrey berkomitmen melanjutkan reformasi pasar modal yang telah berjalan empat bulan terakhir dengan fokus pada transparansi, integritas, dan tata kelola BEI.
  • Susunan direksi BEI periode 2026–2030 mencakup tujuh posisi strategis, termasuk Umi Kulsum sebagai Direktur Keuangan dan SDM serta Irvan Susandy sebagai Direktur Perdagangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jeffrey Hendrik sekarang jadi bos besar di Bursa Efek Indonesia. Dulu dia cuma pengganti sementara karena bos lama, Pak Iman, berhenti kerja. Sekarang Jeffrey mau terus bikin pasar uang jadi lebih bagus dan jujur. Dia punya teman-teman direksi baru juga. Mereka mau bikin Bursa Efek Indonesia jadi hebat seperti di luar negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jeffrey Hendrik ditetapkan sebagai pejabat definitif Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR RI.

Jeffrey sebelumnya menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Dirut BEI sejak akhir Januari 2026. Dia mengisi kekosongan kursi Dirut usai Iman Rachman mengundurkan diri.

Secara total, ada tujuh direksi BEI untuk periode 2026-2030. Jeffrey mengatakan, pihaknya akan melanjukan program reformasi pasar modal yang sudah dijalankan selama empat bulan terakhir.

“Kemudian juga komitmen kami untuk terus meningkatkan transparansi dan integritas serta tata kelola di Bursa Efek Indonesia serta terus melakukan pendalaman pasar baik dari sisi demand maupun dari sisi supply,” tutur Jeffrey, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Hal itu dilakukan demi menaikkan kelas BEI, sehingga bisa setara dengan bursa-bursa kelas dunia.

“Sehingga ke depannya potensi Bursa Efek Indonesia untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia akan dapat kita wujudkan segera,” ucap Jeffrey.

Berikut susunan Direksi BEI untuk periode 2026-2030:

Direktur Utama: Jeffrey Hendrik

Direktur Keuangan dan SDM: Umi Kulsum

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Julianto Adi Sadono

Direktur Teknologi Informasi: Sunandar

Direktur Penilaian Perusahaan: Samsul

Direktur Pengembangan: I Gede Nyoman Yetna.

Editorial Team

Related Article