Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siap-Siap, Harga Tahu Tempe Segera Naik!

Siap-Siap, Harga Tahu Tempe Segera Naik!
ilustrasi tempe (pixabay.com/Bintang_Galaxy)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Dirjen Perdagangan Dalam negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan memastikan akan terjadi kenaikan harga tempe dan tahu di masyarakat dalam waktu dekat.

Oke mengatakan jika harga kedelai mencapai Rp12.000 per kilogram, maka harga jual tempe di konsumen akhir akan naik hingga Rp300 menjadi Rp10.600 per kilogram. Sementara harga tahu naik Rp50 menjadi per potong menjadi Rp700 per potong

"Diperkirakan naik sampai Juli. Kalau Rp12 ribu tidak terlampaui ya. Sekarang ini harga kedelai masih Rp11.500. Jadi harga tempe Rp10.300 per kilogram dan tahu Rp650 per potong," kata Oke dalam konferensi pers, Jumat (11/2/2022).

1. Sebab kenaikan harga tahu dan tempe karena gangguan produksi

pexels.com/Polina Tankilevitch
pexels.com/Polina Tankilevitch

Oke menjelaskan, kenaikan harga tahu dan tempe tersebut lantaran terjadi gangguan suplai kedelai dunia. Di Brasil misalnya, terjadi penurunan produksi kedelai yang diprediksi pada Januari akan mencapai 140 juta ton menurun jadi 125 juta ton per 10 Februari 2022.

"Penurunan produksi kedelai dunia ini berdampak pada kenaikan harga kedelai," ucap Oke.

2. Inflasi AS dan masalah ketenagakerjaan

Ilustrasi Inflasi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Inflasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Masalah lain yang menyebabkan naiknya harga tahu dan tempe adalah inflasi di Amerika Serikat yang mencapai 7 persen yang berdampak pada harga input produksinya.

"Terjadi shortage tenaga kerja, dan kenaikan biaya sewa lahan dan ketidakpastian cuaca di negara produsen yang mengakibatkan petani kedelai di AS menaikkan harga," kata Oke memaparkan.

3. Harga kedelai dunia saat ini

Ilustrasi perajin tempe.(IDN Times/Silviana)
Ilustrasi perajin tempe.(IDN Times/Silviana)

Oke mengatakan, berdasarkan Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai pada minggu pertama Feb 2022 mencapai 15,77 dolar AS per bushel atau berkisar di Rp11.240 per kilogram jika dilihat dari di tingkat importir dalam negeri.

Harga kedelai tersebut diperkirakan akan terus mengalami kenaikan sampai sampai Mei 2022 dan diperkirakan mencapai harga 15,79 dolar AS per bushels.

"Selanjutnya baru akan turun pada Juli di 15,74 dolar AS per bushels di tingkat importir," kata Oke.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hana Adi Perdana
EditorHana Adi Perdana

Related Articles

See More

Negara dengan Tarif Listrik Termahal dan Termurah, RI Posisi Berapa?

13 Jun 2026, 09:27 WIBBusiness