Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Siap-Siap! Telkom Beri Sinyal Bagikan Dividen Jumbo
Telkom Hub, kantor pusat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Telkom Indonesia memberi sinyal dividend payout ratio 60–90 persen dari laba bersih tahun ini, dengan rencana pembagian dividen tunai setelah akhir tahun buku.
  • Keputusan pembagian dividen masih menunggu persetujuan RUPS; Telkom akan menyeimbangkan dividend per share dengan kebutuhan ekspansi, investasi, kinerja, kondisi pasar, dan aspirasi pemegang saham.
  • Pada kuartal II-2026, Telkom membukukan pendapatan Rp28,02 triliun, laba bersih Rp5,3 triliun, serta EBITDA Rp12,95 triliun; masing-masing tumbuh 5,3 persen, 10,3 persen, dan 10,3 persen tahunan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan membagikan dividen kepada investor pada tahun ini.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Indonesia, Arthur Angelo Syailendra memperkirakan porsi pembagian dividen kepada investor dari capaian laba bersih perseroan alias dividend payout ratio (DPR) tahun ini bisa mencapai 60-90 persen. Angka itu termasuk tinggi karena di atas 50 persen dari laba.

"Per-assumption dari total dividen yang akan dibagikan berdasarkan dividen payout ratio sebesar 60-90 persen dari laba bersih," kata Arthur dalam public expose (Pubex) Telkom Indonesia, Senin (7/9/2026).

1. Tunggu persetujuan pemegang saham

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Meski begitu, Arthur mengatakan pembagian dividen masih menunggu persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

"Telkom akan tetap fokus pada dividen tunai yang dibagikan setelah akhir tahun buku berjalan, bagaimana keputusannya pada RUPS tahun buku tersebut," tutur Arthur.

2. Seimbangkan pertumbuhan dividen dengan investasi

Gedung Telkom Indonesia. (Dok. Telkom)

Dalam kesempatan itu, Arthur mengatakan, perusahaan juga akan menyeimbangkan pertumbuhan dividen per saham atau dividend per share (DPS) dengan kebutuhan ekspansi dan investasi Telkom, kinerja perusahaan, kondisi pasar, serta aspirasi para pemegang saham.

"Di samping itu, Telkom juga akan menyimbangkan pertumbuhan dividend per share dengan kebutuhan ekspansi dan investasi Telkom kinerja perusahaan, kondisi pasar, serta aspirasi para pemegang saham," ujar dia.

3. Telkom cetak laba Rp5,3 triliun di kuartal II-2026

Gedung Telkom Indonesia. (Dok. Telkom)

Telkom sepanjang semester I-2026 membukukan laba bersih sebesar Rp10,6 triliun atau naik 1,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan pendapatan konsolidasi tumbuh 3,8 persen menjadi Rp75,9 triliun.

Sementara per kuartal II-2026, Telkom mencetak pendapatan senilai Rp28,02 triliun. Realiasai itu tumbuh 5,3 persen secara year on year (yoy). Adapun laba bersih perusahaan tembus Rp5,3 triliun, tumbuh 10,3 persen (yoy). Kemudian, posisi EBITDA perusahaan sebesar Rp12,95 triliun, tumbuh 10,3 persen (yoy).

Curated For You

Editorial Team

Related Article